Pencurian Bagasi Pesawat, Penumpang: Itu Tradisi Lama!
TANGERANG - Tersingkapnya beberapa sindikat pencurian bagasi penumpang yang dikerjakan oleh pekerja Porter di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), tidak bikin beberapa pemakai layanan penerbangan terperanjat. Pasalnya, mereka berasumsi pencurian ini " kebiasaan " lama serta kerap berlangsung.
Hal semacam itu disibakkan oleh salah seseorang penumpang maskapai swasta pada Sikibet diterminal keberangkatan 1A, Bandara Soetta.
Menurut penumpang yang minta dirahasiakan namanya ini, hilangnya barang bernilai penumpang didalam tas atau koper pribadi adalah masalah lama. Dia juga heran mengapa baru sekarang ini ditindak lanjuti.
" Walaupun saya pribadi belum pernah alami kehilangan, namun saudara serta kerabat saya banyak yang katakan perihal kehilangan barang bawaannya ini, " tuturnya, Jumat (8/1/2016).
Sebagian penumpang yang lain yang cobalah diwawancarai tentang masalah pencurian bagasi yang tersingkap beberapa waktu terakhir mengeluhkan system keamanan internal bandara yang di rasa minim. Tidak cuma ini, mereka juga mempertanyakan system pengawasan serta perekrutan pekerja porter oleh beberapa maskapai.
" Ya, kita rada cemas. Harusnya pihak bandara serta maskapai dapat hindari ini agar tidak berulang lagi, " kata Mujito, penumpang Batik Air di Terminal 1C Bandara Soetta.
Disamping itu, waktu di tanyakan tentang masalah pencurian barang punya penumpang dibagasi bandara yang disangka telah berlangsung mulai sejak lama, pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta menyampaikan bahwa seluruhnya ini terkendala atas minimnya laporan kehilangan dari beberapa penumpang, hingga pihak kepolisian cukup kesusahan untuk lakukan pengusutan.
" Seluruhnya ini tidak dapat kita sistem sepanjang tak ada laporan, kami mengimbau orang-orang untuk melaporkan tiap-tiap kehilangan barang bawaannya supaya dapat kami ungkap, " tutur Kasatreskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Azhari Kurniawan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment