Ini Kata Obama soal Penembakan LSM Disabilitas
WASHINGTON DC – Simpati serta prihatin. Itu dua ekspresi awal Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, demikian mendengar penembakan yang kembali berlangsung di “Negeri Paman Sam”.
Pada awal mulanya, pernah berlangsung penembakan di Colorado. Saat ini, penembakan di suatu LSM pemerhati disabilitas, Inland Regional Center di Kota San Bernardino, California. 14 orang dilaporkan tewas serta 17 yang lain luka-luka.
Obama demikian prihatin dengan tingginya angka masalah penembakan di AS. Hal seperti ini tidak pernah berlangsung di negara lain, dimana frekwensi masalah penembakan massal demikian tinggi.
“Kita saat ini mempunyai pola penembakan massal di negara ini yang tidak dapat disamakan di lokasi lain didunia. Serta terdapat banyak langkah yang dapat kita ambillah. Bukanlah dengan mengeksekusi tiap-tiap pelaku, namun melenyapkan peluang penembakan yang berlangsung terus-terusan, ” cetus Obama.
Obama juga mengaku bahwa tingginya angka masalah penembakan massal juga tidak terlepas dari bebasnya penjualan senjata di AS. “Dan tidak ada yang dapat kita kerjakan untuk hentikan mereka (konsumen senjata di seluruhnya lokasi AS), ” imbuhnya, diambil Politico. com, Kamis (3/12/2015).
Oleh karena itu, Obama mau menekan Kongres AS untuk menyepakati masalah regulasi jual-beli senjata yang sangatlah ketat. Maksudnya supaya peristiwa seperti penembakan di LSM Disabilitas di San Bernardino itu tidak terulang lagi ditempat lain.
“Kita belum tahu motif beberapa pelaku. Namun yang kita ketahui yaitu, terdapat banyak langkah yang dapat kita ambillah untuk bikin warga AS lebih aman serta seluruhnya pihak di beragam level pemerintahan mesti ingin menyatu untuk kurangi masalah seperti ini, ” sambungnya.
“Kita tidak bisa memikirkan bahwa penembakan seperti ini berlangsung seperti masalah umum. Terlebih lantaran masalah penembakan massal seperti ini tidak berlangsung sekerap ini di negara lain, ” selesai Obama.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment