Fenomena Manusia Pasir di Sumenep
SUMENEP - Manusia pasir, mungkin saja tersebut sebutan yang pas untuk warga tiga desa di Sumenep, Jawa Timur. Sebab, mereka mempunyai kebiasaan atau rutinitas unik yaitu semua aktivitasnya tak pernah terlepas dari pasir pantai. Bahkan juga, tidur juga mereka memakai kasur pasir.
Panorama unik tampak di tiga desa Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, yakni di Desa Leggung, Leggung Timur, serta Lebbak. Mulai halaman tempat tinggal warga sampai tempat tidur senantiasa terkait dengan pasir.
Tetapi, pasir yang mereka pakai bukanlah sembarang. Pasir putih, bersih, serta tak lengket yang dipakai di ambil dari beberapa tempat spesifik di dekat pantai.
Lantas, diletakkan di kamar tidur sebagai kasur atau di halaman tempat tinggal sebagai tempat beristirahat. Bahkan juga, dapat di pastikan tiap-tiap tempat tinggal warga ada kasur pasir.
Saniman, salah seseorang warga setempat, mengungkap mulai sejak kecil telah punya kebiasaan tidur diatas kasur pasir. Menurut dia, tidur di kasur pasir merasa tambah nyaman.
Terlebih, menurut dia, kasur pasir dapat sesuaikan dengan cuaca. Bila musim hujan, tidur diatas kasur pasir merasa lebih hangat. Demikian sebaliknya bila pada musim kemarau, tidur di kasur pasir merasa lebih dingin.
“Sejak kecil telah tidur diatas kasur pasir. Bahkan juga, tuturnya memanglah dilahirkan di kasur pasir. Bila di kasur pasir lebih enak, lebih hangat, “ tutur Saniman.
Syamsul Arifin, tokoh orang-orang setempat, menyampaikan rutinitas tidur diatas kasur pasir memanglah telah ada mulai sejak nenek moyang mereka. Bahkan juga waktu persalinan juga untuk ibu hamil dikerjakan diatas kasur pasir.
Menurut dia, kebiasaan ini adalah warisan nenek moyang warga pesisir tiga desa ini. “Sejak dilahirkan, warga sini ini tak terlepas dari pasir. Bahkan juga bila melahirkan itu bukanlah di kasur biasanya, “ ucap Syamsul.
Tiga desa tempat manusi pasir itu terdapat di ujung timur Kabupaten Sumenep dengan jarak sekira 25 km. dari Kota Sumenep, atau sekira satu jam perjalanan.
Sampai kini sudah banyak beberapa wisatawan lokal ataupun wisatawan asing berdatangan kesana untuk sebatas rasakan segera, sensasi tidur diatas kasur pasir.
(adt)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment