Prancis Pertimbangkan Akui Palestina Sebagai Sebuah Negara
PARIS – Pemerintah Prancis menyebutkan bakal mengaku Palestina sebagai suatu negara bila usahanya untuk mendorong penyelesaian perseteruan pada Israel-Palestina tidak berhasil. Negeri model itu merencanakan untuk mengadakan konferensi internasional untuk menjadikan satu dua pihak yang bertikai serta sekutu-sekutunya kembali pada meja perundingan.
“Prancis dalam sebagian minggu yang akan datang bakal mengadakan persiapan suatu konferensi internasional untuk membawa ke-2 iris pihak serta mitra-mitra mereka, Amerika, Eropa, serta Arab terlebih untuk pelihara serta mewujudkan jalan keluar dua negara, ” sekian pernyataan yang di sampaikan Menteri Luar Negeri Prancis Lauren Fabius, seperti ditulis Reuters, Sabtu (30/1/2015).
Menurut seseorang diplomat Prancis, konferensi itu direncanakan bakal di gelar pada musim panas th. ini. Pertemuan ini bakal jadi usaha paling akhir untuk meneruskan perbincangan damai pada Israel serta Palestina yang berhenti lantaran ketidaksamaan pendapat tentang perbatasan serta pemukiman Yahudi.
“Jika usaha ini tidak berhasil, dalam masalah ini, kami butuh hadapi tanggung jawab kami dengan mengaku Negara Palestina, ” tutur Fabius. Dia memberikan kalau sebagai anggota tetaplah Dewan Keamanan PBB, Prancis mempunyai tanggung jawab untuk mendorong usaha pencarian jalan keluar pada Israel serta Palestina.
Fabius mengkritik sikap Israel yang meneruskan pembangunan pemukiman Yahudi yang dimaksud oleh Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon sebagai “tindakan provokatif”. Aksi Israel ini dapat menyebabkan kesangsian pada prinsip Negara Zionis itu untuk meraih jalan keluar dua negara yang dikira ideal sebagai penyelesaian perseteruan yang sudah berjalan sepanjang kian lebih 50 th. itu.
(adt)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment