Rusia Undang 14 Negara untuk Teliti Black Box SU-24
MOSKOW – Pemerintah Rusia meminta pertolongan pada 14 negara untuk kirim beberapa ahlinya manfaat mengawali penyelidikan atas isi rekaman kotak hitam (black box) jet tempur Sukhoi Su-24 yang ditembak jatuh Turki di perbatasan pada Turki serta Suriah, bln. lantas.
“Hanya peneliti dari China serta Inggris yang datang penuhi undangan. Diluar itu, ada satu peneliti lagi dari AS, namun dia tak demikian populer, ” tutur Wakil Komandan Angkatan Hawa (AU) Rusia, Letnan Jenderal Sergei Dronov, seperti ditulis Daily Sabah, Jumat (18/12/2015).
Terkecuali beberapa pakar, pemerintah Rusia juga mengundang wartawan serta diplomat-diplomat asing untuk melihat rekaman pesawat itu.
Tv Rusia juga hingga menyiarkan siaran segera sepanjang satu jam penuh dari laboratorium setempat. Pengambilan gambar menghadirkan beberapa peneliti Rusia, Inggris serta China kenakan outfit komplit lab. Kesibukan dari mulai pembukaan, sampai dilucutinya sebagian susunan perekam data memakai obeng, bor, serta bahkan juga vacuum cleaner juga tersaji dengan terang.
Mereka buka piranti elektronik itu dibawah pengawasan personel militer serta beberapa puluh wartawan. Menurut Dronov, besar kemungkinan hasil penyelidikan telah dapat launching pada Senin 21 Desember 2015.
Pada awal mulanya, Presiden Rusia, Vladimir Putin menyebutkan, analisa data pada black box bertindak utama dalam pengungkapan jalur serta posisi jatuh sesungguhnya dari jet tempur itu. Seperti di ketahui, jalinan ke-2 negara memanglah lebih buruk mulai sejak terjadinya insiden itu.
Walau demikian, apa pun hasil penyelidikan nantinya, Putin bersikeras akan tidak memaafkan aksi Erdogan itu.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment