Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

Polisi Menuding Mahasiswa Papua Melawan



JAKARTA - Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) tak melayangkan surat pemberitahuan tentang maksudnya lakukan unjuk rasa di Ibu Kota. Parahnya, telah di beri imbauan juga mereka terus melawan.

 " Kami mulai sejak pagi telah lakukan pencegahan di daerah Tangerang supaya tak merangkak. Bukannya bubar baik-baik jadi mengeroyok perwira, " tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Bukan sekedar lakukan pengamanan di Tangerang, pihaknya juga ikut menghadapi tindakan unjuk rasa di Bundaran HI. Benar saja, waktu itu sekira 70 mahasiswa yang tergabung dalam AMP nampak di lokasi itu untuk lakukan orasi.

Waktu itu, pihaknya telah mengimbau mahasiswa Papua tidak untuk bisa berunjuk rasa di tempat itu. Pasalnya, tindakan demo di Bundaran HI memanglah dilarang karena bakal menyebabkan kemacetan. Bahkan juga, mereka hingga ngotot mau lakukan tindakan long march dari Bundaran HI sampai Monumen Nasional.

 " Langkah persuasif telah kami kerjakan, bahkan juga kami mentoleransi dengan mempersiapkan kendaraan untuk mengangkut mereka ke Papua, namun mereka tidak ingin, " katanya.

Lalu, kata Iqbal, Polres Jakarta Pusat sempat juga lakukan somasi dengan alat pengamat objek sejumlah tiga kali, tetapi mahasiswa itu nyatanya tidak gentar lakukan aksinya. Mereka terus bertahan sampai pada akhirnya polisi lakukan standard operasional prosedur (SOP) lewat cara pembubaran paksa.

Waktu itu, pas di depan menara BCA pihaknya lakukan tindakan pembubaran paksa. Tetapi mereka jadi lakukan perlawanan dengan memukul anggota yang memakai baju dinas itu.

Oleh karenanya, pihaknya juga lakukan usaha pengamanan dengan cara paksa hingga sebagian di antara mereka diamankan di Polda Metro Jaya.

 " Kita bakal lakukan penyelidikan pada siapa juga yang lakukan penganiayaan. Siapa yang dapat dibuktikan lakukan penganiyaan atau unsur pidana lain juga bakal diolah, " tutupnya.

No comments:

Post a Comment