Pelaku Curanmor Kritis Dihajar Massa
MEDAN - Mendekati Natal 2015 serta menyongsong Th. Baru 2016, orang-orang disuruh terus siaga dengan maraknya tindakan tindak kejahatan.
Tiap-tiap pelaku kejahatan yang di tangkap massa ukurannya gawat atau mati. Kesempatan ini, tersangka Yanto (40) pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) keadaan gawat dihajar massa dekat Kampus Sempurna Jalan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (15/12/2015) malam.
Terkecuali tersangka, massa juga menyerahkan ke Polsek Medan Baru berbentuk sepeda motor Honda Vario merah hitam nomer polisi BK 6848 AFF yang dalam situasi kunci kontak dirusak pelaku, sebagian buah kunci leter T. Sedang satu pelaku lagi kabur dengan mengendarai sepeda motor.
Tindakan pencurian itu berawal saat tersangka berbarengan rekannya mencari tujuan sepeda yang tengah terparkir.
Setiba di Jalan Gereja, Gang Saroha, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, pelaku lihat sepeda motor punya Lastri Br Siboro (17) dalam situasi stang terkunci di depan rumah.
Mendengar ada nada sepeda motor situasi didorong, korban Lastri buka pintu. Yang memiliki motor lalu menjerit serta mengundang massa yang lagi lakukan pengamanan di gereja yang tengah acara menyongsong Natal.
Massapun lakukan pengejaran pada tersangka yang tengah membawa sepeda motor curian itu. Sesampai di dekat Kampus Sempurna Jalan Sekip Medan segera dihadang massa serta pada akhirnya sukses diringkus.
Dengan emosi, massa menghajar tersangka sampai hampir tewas serta setelah itu tersangka berbarengan tanda bukti diserahkan ke mako Polsek Medan Baru.
Kapolsek Medan Baru, Kompol Rony Nicolas Sidabutar, lewat Kanit Reskrim Iptu Adhi Putranto Utomo pada Siaga On-line, menjelaskan, keadaan tersangka pencurian sepeda motor cukup gawat.
Lantaran tempat pencurian sepeda motor di Jalan Gereja yaitu lokasi hukum Polsek Medan Barat, jadi tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim Medan didampingi petugas Reskrim Polsek Medan Barat.
“Tersangka cepat dibawa ke rumah sakit supaya cepat memperoleh pertolongan dokter, lantaran keadaan korban sangatlah gawat, ” terang bekas Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal ini.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment