Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

Ocehan Sang Pacar Berujung Penjara



SEMARANG - Seseorang gadis berinisial STL dengan kata lain Sherly (22) tak menganggap " ocehannya " lantaran kesal dengan pacarnya, AK dengan kata lain Abdul (28) berbuntut panjang. Bahkan juga, ia berbarengan pacarnya itu mesti mendekam dibalik terali besi Polsek Semarang Barat.

Maklum, ocehanya pada orang lain sampai hingga di kantor polisi menyangkut kesuksesan mengambil motor Vario. " Ya, masalah curanmor itu tersingkap berawal dari konflik pada Sherly serta pacarnya, Abdul. Sherly yang kesal lantas memberitahu pada orang lain bahwa pacarnya sudah mengambil motor. Info ini hingga ke tempat kami, " terang Kapolsek Semarang Barat Kompol Cahyo Widyatmoko, Rabu (16/12/2015).

Tetapi, sesudah masalah melibatkan diri tersingkap, Sherly asal Malang, kelihatannya menyesal. Terlebih, pacarnya, Abdul warga Mangkang Wetan, Semarang alami luka tembak pada kaki kanannya apabila jalan mesti dipapah. Masalah ini tak berhenti disitu saja. Polisi membekuk pasangan lain warga Wonorejo, Mijen Semarang serta kekasihnya, WM dengan kata lain Windy) (38) asal Wonogiri yang kos di jalan Wologito, Semarang.

Keterlibatan Windy, seseorang wanita entrepreneur tempat hiburan karaoke di kompleks PSK di Sunan Kuning (SK) Semarang disangka ia juga sebagai panduan terjadinya masalah curanmor ditempat kos di dekat kos Windy. Windy diberitakan sesudah lihat motor Vario hijau putih No Pol AB-6833-JL di parkir di dekat rumah kosnya dengan cara diam-diam menghubungi Abdul serta pacarnya Sherly. Lalu, pasangan yang lagi dimabuk cinta berbekal kunci leter T menyikat motor itu.

Korbannya Wahyu Jatmiko alamat Pedukuhan X Bojong, Panjatan Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta. Windy, ibu dua orang anak memperoleh duit hasil penjualan motor curian Rp 300 ribu. Tetapi, Windy atas tuduhan itu menampik. " Mereka Abdul serta pacarnya, Sherly umum main ke tempat kos saya. Serta, mereka ketahui sendiri bila ada motor tak ditunggui pemiliknya, " saya Windy. Tentang duit Rp300 ribu pemberian dari Abdul, ia mengatakan bukanlah duit layanan memberitahu bila ada motor dapat dicuri, namun beberapa duit itu untuk membayar utang.

No comments:

Post a Comment