Natal Tahun Ini, Ribuan Anak Kecil Irlandia Menggelandang
DUBLIN – Riset paling baru di Irlandia tunjukkan ada kian lebih 1. 000 anak dibawah umur delapan th. menggelandang di jalanan tanpa ada tempat untuk bernaung pada Natal th. itu. Umumnya mereka malah yaitu anak-anak yang ada di ibu kota negara itu.
Pegiat amal untuk tunawisma setempat sudah mengkaji profil dari 307 keluarga yang masuk akomodasi darurat pada Maret sampai Oktober 2015. Laporan awal fokus pelajari 630 anak-anak didalam keluarga itu.
Hasil riset lalu membuka nyaris dua pertiga dari anak-anak yang ada dibawah umur delapan th. serta nyaris 40 prosentasenya berumur dibawah empat th. sudah jadi tunawisma di umur semuda ini.
Seperti ditulis Irish Examiner, Rabu (23/12/2015), riset tentang anak yang hidup tanpa ada rumah itu adalah yang pertama kalinya dikerjakan di Irlandia.
Direktur Advokasi Focus Ireland, Mike Allen, menyebutkan terperanjat dengan hasil penelitiannya. Ia lihat orang-tua yang mempunyai anak-anak yang masih tetap kecil, tambah lebih rawan jadi tunawisma dibanding orang-tua dari anak-anak yang usianya telah lebih tua.
" Besarnya jumlah anak-anak yang masih tetap sangatlah muda sangatlah mengagetkan, " kata Allen.
Waktu Allen mengadakan konferensi internasional perihal keluarga tunawisma di Dublin awal th. itu, ia mengharapkan bakal temukan anak-anak berumur sangatlah muda dalam keluarga tunawisma itu. Tetapi, dianya tak menganggap bahwa jumlahnya bakal meraih beberapa ribu.
" Namun saat kita pikirkan 1. 000 anak yang sangatlah muda itu tinggal ditempat darurat waktu Natal, saya rasa itu dapat mengingatkan kita bahwa masih tetap diperlukan usaha yang semakin besar untuk wujudkan hak hidup yang lebih layak untuk anak-anak. Serta, menekan kebijakan perihal mereka dilegalkan dalam konstitusi kita sesegera mungkin saja, " kata dia.
Menyikapi laporan Focus Ireland, Menteri Lingkungan Hidup Alan Kelly sepakat bahwa ada 1. 000 anak dibawah umur delapan th. telah jadi tunawisma adalah jumlah yang keterlaluan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment