Bau Bangkai di Ancol, Nelayan Cari Ikan ke Tengah Laut
JAKARTA - Matinya beberapa ribu ikan di Pantai Ancol, Jakarta Utara yang disangka disebabkan limbah berikan efek jelek pada beberapa nelayan pinggiran yang mencari ikan di lokasi itu.
Wawan (24), salah seseorang nelayan yang telah 10 th. mencari ikan di perairan Pantai Ancol menjelaskan, dianya mesti berlayar menjauh dari bibir Pantai Ancol untuk memperoleh ikan. Ini sesudah bau bangkai beberapa ribu ikan yang nampak di Pantai Ancol.
" Masih tetap (mencari ikan) namun jauh, ya 5 kilo dari sini (dari bibir pantai ke tengah laut), " kata wawan pada Sikibet, Selasa (1/12/2015).
Ia menuturkan, dengan memakai perahu yang memiliki ukuran kecil pasti adalah pilihan yang sangatlah beresiko untuk mencari ikan terlebih dengan gelombang air laut yang tinggi. Tetapi, hal semacam itu dikerjakan lantaran mencari ikan yaitu hanya satu pekerjaan yang dihandalkan untuk memperoleh rejeki.
" Ya bahaya, disana bila cuaca tidak bagus. Terlebih ada angin kencang serta hujan deras kan bahaya juga. Di perahu saya sendirian, bila terbalik atau kenapa-kenapa bagaimanakah. Namun ingin bagaimana lagi, " katanya.
Terkecuali dianya, nelayan dari beragam lokasi seperti di Muara Angke yang umumnya mencari ikan di lokasi Ancol juga tak tampak. Umumnya dari mereka juga sama yaitu pilih mencari ikan di dalam laut.
" Ya umumnya ramai disini, dari mana-mana. Ini dari tempo hari ya sepi, " katanya.
Dalam satu hari, lebih dia, umumnya ia beroleh ikan sekira 5 kg. Ikan itu nanti di jual ke pengunjung pantai ataupun beberapa pelanggannya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment