Ahok: TKD Kepsek Dipotong jika Siswa Derita DBD
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pagi ini menghadiri aktivitas pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta sekolah bebas jentik dan sosialisasi Minggu Imunisasi Nasional (PIN) th. 2016 di SDN 01 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.
Dalam sambutannya, Ahok begitu mensupport aktivitas PSN yang dikerjakan di sekolah-sekolah supaya tak ada lagi siswa yang menanggung derita penyakit demam berdarah dengue (DBD).
" Saya begitu mensupport aktivitas seperti ini. Jadinya anak sekolah dapat bebas dari jentik nyamuk. Lantaran bila dapat diliat, yang paling banyak terserang DBD yaitu anak-anak. Bila terserang gigitannya pagi, bermakna anak sekolah yang banyak, " kata Ahok di SDN 01 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.
Ahok yang ditemani dengan istrinya, Veronica Tan, menyatakan bakal memotong tunjangan kemampuan daerah (TKD) jika dianya kembali mendengar ada anak sekolah yang terserang DBD.
" Tidak cuma di sekolah Jakarta Utara namun semua sekolah di Jakarta. Saya tegaskan kepala sekolah, guru, staf administrasi, bahkan juga hingga petugas sekolah bakal saya potong TKD-nya bila saya mendengar ada anak sekolah yang terserang jentik nyamuk, " katanya.
Ahok bercerita pengalamannya yang pernah terserang DBD karena banyak jentik nyamuk di dispenser. Ia juga memohon tiap-tiap siswa untuk melindungi kebersihan di lingkungan sekolah serta tak buang sampah asal-asalan.
" Anak-anak juga disuruh janganlah buang sampah asal-asalan. Saya saja pernah masuk tempat tinggal sakit lantaran terserang DBD. Anak saya juga masuk (tempat tinggal sakit) lantaran jentik nyamuk, " tuturnya.
(adt)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment