Kerugian Akibat Banjir Singkil Ditaksir Rp82 Miliar
BANDA ACEH – Banjir bandang menempa Kabupaten Aceh Singkil merenggut tiga korban jiwa serta mengakibatkan kerusakan beberapa infrastruktur. Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menaksir kerugian sesaat akibat bencana ini meraih Rp82 miliar.
“Jumlah ini mungkin saja jadi tambah, lantaran masihlah selalu kita mendata lagi di lapangan, ” kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Singkil, Sulaiman waktu dihubungi Sikibet.info, Rabu (3/2/2016).
Menurut dia, data kerusakaan masihlah selalu dihimpun serta sore kelak bakal di gelar rapat untuk mengkalkulasi semua kerugian akibat banjir yang menempa daerah itu, pada Minggu 31 Januari lantas.
Terkecuali menelan tiga korban tewas serta dua orang luka berat, banjir di Singkil mengakibatkan kerusakan beberapa fasilitas umum, tempat tinggal warga, serta tempat pertanian. Kesibukan perekonomian orang-orang turut terganggu.
Data sesaat dihimpun BPBD, kata Sulaiman, beberapa puluh tempat tinggal rusak. 12 salah satunya tenggelam yaitu di Desa Mukti Jaya serta lima di Sumber Mukti, Kecamatan Singkohor.
Selanjutnya delapan jembatan di Lae Sepola serta empat di Mukti Jaya rusak. Setelah itu 12 km. jalan di Singkohor juga rusak diterjang bah. Rusaknya sarana jalan serta jembatan bikin hasil pertanian tidak dapat di pasarkan.
“Banyak hasil pertanian seperti buah sawit busuk, lantaran tak ada akses jalan, ” sebutnya.
Sulaiman memberikan, seratusan hektare tempat pertanian orang-orang juga rusak. Beberapa puluh hewan ternak warga turut tenggelam dibawa bandang. Sedang 180 warga masihlah bertahan dipengungsian, semasing 140 orang di Desa Mukti Jaya serta 40 jiwa di Sumber Mukti Jaya.
Menurut dia pihaknya saat ini tengah bangun jalan serta jembatan darurat dibebera titik, untuk melepas warga dari keterisolasian. Sedang pengungsi telah memperoleh pertolongan saat cemas.
(adt)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment