Dipermalukan Barca, Neville Harus Mundur & Minta Maaf
BARCELONA – Valencia dipermalukan Barcelona tujuh gol tanpa ada balas waktu berjumpa di leg pertama babak semi final Copa del Rey 2015-2016, Kamis awal hari tadi WIB. Alhasil, pelatih Valencia yaitu Gary Neville juga disuruh untuk selekasnya mundur serta mohon maaf.
Hal itu di sampaikan segera oleh bekas penjaga gawang Valencia, Santiago Canizares. Canizares mengungkap, Los Che tak dapat menjaga pelatih yang sudah memberi club kekalahan terburuk dalam sebagian dekade paling akhir.
“Dari yang saya ketahui, kekalahan Valencia hari ini yaitu yang terburuk dalam beragam argumen. Kekalahan ini tak dapat dibanding dengan kekalahan dari Karlsruhe (0-7 pada 1993) serta Salamanca (0-4 pada 1995), ” kata Canizares di account Twitter-nya, seperti dimuat Goal, Kamis (4/2/2016).
“Saya mengharapkan ada pengunduran diri dari pelatih, berbarengan dengan keinginan maaf, ” sambungnya.
Pria 46 th. itu mengharapkan Direktur Berolahraga Valencia, Jesus Garcia Pitarch, dapat mendepak Neville kurun waktu dekat ini. Ia mengakui bakal begitu kecewa jika Pitarch masihlah menjaga bekas pemain Manchester United itu.
“Jika Garcia Pitarch masihlah mempunyai keyakinan pada Gary, seperti yang dia katakan pada Senin, itu begitu mengecewakan saya, ” terang bekas kiper Timnas Spanyol itu.
(adt)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment