WN Singapura Ditemukan Tewas di Hotel
MEDAN - Lee Teck Hock dengan kata lain Lee (44) WN Singapura diketemukan tewas didalam kamar 719 hotel Asean, Jalan Adam Malik Medan.
Seperti diambil dari Siaga On-line Minggu (3/1/2015), awalannya, pada Kamis (31/12), Lee menghubungi Sukma Jayanti (23) masyarakat Jalan Karya, Gang Beringin, Kecamatan Medan Barat serta memberi tahu bahwa dianya telah ada di Medan bermalam di Hotel Asean serta korban mohon untuk bersua.
Sekira jam 19. 00 WIB, Sukma Jayanti dengan kata lain Sukma datang berbarengan Rina Agustini dengan kata lain Rina (25) masyarakat Jalan Karya, Gang Beringin, Kecamatan Medan Barat, Jovita Nathalia Juwanta Limbong dengan kata lain Jovita (23) masyarakat Jalan Palem-VI, Kecamatab Medan Helvetia, mereka menjumpai korban bermalam di kamar 719 hotel Asean.
Kemudian, korban menyuruh Rina untuk chek in kamar satu lagi (kamar 729) atas nama Handy Wilson. Sekira jam 22. 00 WIB, ketiga wanita itu Sukma, Rina serta Jovita dijemput oleh rekannya serta bakal pergi ke Berastagi, Tanah Karo.
Namun, korban Lee mohon pada ketiga wanita itu supaya temaninya lihat kembang api dari kamar hotel Asean itu.
Sekira jam 22. 30 WIB, ketiga wanita ini pergi ke Berastagi, Tanah Karo berbarengan rekannya yang sudah menanti di lantai dasar Hotel Asean. Hari Jumat (1/1) sekira jam 07. 00 WIB, ketiga wanita tadi tiba lagi di hotel Asean selesai merayakan th. baru di Berastagi, Tanah Karo.
Setelah itu menjumpai korban didalam kamarnya. Lalu, korban meminta Rina untuk membelikannya sarapan burger.
Sesudah dibelikan burger di KFC, Sukma menjumpai Rina serta Jovita, mereka lihat korban berkali-kali buang air besar serta muntah-muntah.
Setelah itu korban meminta ketiga wanita untuk menghubungi rekannya Pui Beng lewat telephone selular punya korban serta minta di sampaikan penyakit yang dideritanya.
Tetapi sesudah dihubungi berkali-kali, rekannya tak menjawab panggilan telephone. Sekira jam 10. 00 WIB, mendadak korban jatuh di lantai serta badan korban kejang-kejang serta keluarkan busa dari mulutnya.
Lalu Sukma, Rina serta Jovita berupaya mengangkat badan korban ke atas tempat tidur, setelah itu memanggil pertolongan pada sekuriti Hotel Asean supaya korban dibawa ke tempat tinggal sakit.
Setibanya korban di RS Elisabeth Medan, korban telah dalam situasi tak bernyawa. Sebagian waktu lalu, rekanan korban Pui Beng menghubungi ke hp punya korban serta dijawab Rina serta di sampaikan bahwa korban ada di RS Elisabet Medan.
Tak berapakah lama Pui Beng tiba dirumah sakit untuk menjumpai korban. Atas peristiwa itu, rekannya melaporkan peristiwa ini ke Polresta Medan.
Keluarga Jemput Jenazah
Berkenaan hal semacam itu, polisi mengambil info Rina Agustini, Sukma Jayanti, Jovita Nathalia, Juwanta Limbong, Slamet Riyadi serta Pui Beng dan pihak Hotel Asean. Didapat info bahwa chek in kamar 719 atas nama Handy Wilson pada hari Kamis tanggal 31 Desember 2015 jam 02. 56 WIB serta chek in kamar 729 atas nama Handy Wilson pada hari Kamis tanggal 31 Desember 2015 jam 19. 45 WIB juga sebagai saksi.
Petugas Polresta Medan bekerja bersama dengan Polsek Medan Baru lakukan kontrol di TKP (Tempat Peristiwa Perkara) dari kamar 719 di hotel Asean.
Dari dalam kamar, polisi mengamankan tanda bukti berbentuk pasport punya korban, air mineral merk Sempurna sejumlah 7 botol, 1 botol minuman Sprite, 2 kotak obat, makanan cepat saji KFC serta minuman soda, dan sepatu.
Tas sandang yang berisikan duit Rp713. 000, $ 20 Hongkong, 5 Ringgit Malaysia, $ 5 Brunei serta tas ransel berisikan 1 unit laptop merk Impac, Handphone merk Samsung, sabun cair, 2 helai baju kaos, 1 buah arloji, alat cukur serta cok sambung.
Setelah itu, petugas menghubungi keluarga korban yang ada di Singapura lewat lewat telephone serta didapat hasil bahwa keluarga korban akan tiba di Medan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment