Wabah DBD Menyebar ke 30 Kecamatan di Indramayu, 16 Orang Meninggal
INDRAMAYU - Masalah wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), di Kabupaetn Indramayu, Jawa Barat semakin bertambah tajam. Masuk awal Januari 2016, sejumlah 153 orang dirawat serta 16 orang wafat dunia. Keadaan itu menyebabkan, ruangan perawatan di RSUD Indramayu dibanjiri pasien DBD.
Nyaris 100 % pasien demam berdarah itu adalah balita serta anak anak, yang berumur satu sampai sepuluh th.. Dari 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu, cuma satu kecamatan yg tidak diketemukan ada masalah demam berdarah. Penambahan jumlah demam berdarah itu berlangsung mulai sejak dua bln. paling akhir, sampai pihak tempat tinggal sakit sendiri kewalahan menyimpan beberapa puluh pasien DBD yang selalu berdatangan.
“Pasien umumnya demam berdarah, selalu berdatangan, nyaris seluruhnya masih tetap balita serta anak-anak, ” ungkap Ayu, kepala ruangan perawat RSUD Indramayu, Kamis (7/1/2016).
Sesaat, kepala Dinas Kesehatan Indramayu, Dedi Rohendi, mencatat dari bln. Oktober 2015 sampai awal Januari 2016 itu, jumlah masalah demam berdarah meraih 153 orang pasien dirawat serta 16 orang pasien wafat dunia. Diluar itu, kepala Dinas Kesehatan juga meprediksi angka itu bakal alami penambahan, lantaran musim penghujan di Indramayu masih tetap berlangsung sampai Maret yang akan datang.
“Kemungkinan memanglah jadi tambah jumlahnya, lantaran musim penghujan diperkirakan baru bakal berhenti Maret yang akan datang, ” tutur Dedi.
Juga sebagai usaha perlakuan wabah penyakit demam berdarah, pihak Dinas Kesehatan Indramayu telah lakukan fogging di beberapa kecamatan. Hal semacam ini dikerjakan untuk kurangi jumlah angka demam berdarah yang semakin bertambah.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment