Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

Terpeleset, Lima Santri Tewas Tenggelam


BOYOLALI - Lima santri Pondok Pesantren Putra Miftahul Huda di Dukuh Pomahan, Desa Senting, Kecamatan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, tewas terbenam di suatu sungai yg tidak jauh dari ponpesnya.

Lima santri itu disangka terpeleset serta terbenam di bendungan sungai selesai ikuti aktivitas kepanduan pramuka yg tidak jauh dari pondok pesantrennya di desa setempat.

Lima siswa yang tewas terbenam itu yaitu M Reza (14) warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo ; Abdul Rofiq (14) warga Dukuh Gumukrejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo Boyolali ; M Khairullah (14) warga Dukuh Grenjeng, Desa Trosobo, Kecamatan , Boyolali ; Nafidurrahman M (14) warga Desa Weru, Kecamatan Nguter, Sukohajo ; serta Musaq Syaifudin (14) warga Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Klaten. Kelimanya diketemukan tewas pada Rabu 21 Januari 2016.

Kepala Polres Boyolali AKBP Budi Sartono lewat Kapolsek AKP Bambang Rusito waktu di konfirmasi peristiwa itu membetulkan peristiwa itu.

Menurut Bambang Rusito ke lima korban disangka terpeleset serta dinyatakan murni tewas lantaran terbenam di sungai itu. Momen ini, berlangsung di bendungan air aliran sungai yang di selatan ponpes, seputar jam 14. 00 WIB.

Menurutnya, peristiwa bermula waktu seputar 50 santri ponpes setempat usai melakukan aktivitas kepanduan serta telah pulang kembali pada pondok.

Tetapi, ada 10 santri termasuk juga lima korban menuju ke kedung untuk mandi berbarengan. Mereka bergandengan masuk ke bendungan serta disebabkan arus deras setelah hujan tangan lima santri lepas tenggelam ke sungai yang mempunyai kedalaman seputar empat mtr..

Ke lima santri yang selamat lihat peristiwa itu cemas serta meminta pertolongan, namun pada akhirnya 30 menit lalu lima korban baru bisa diketemukan dengan keadaan telah tak bernyawa.

Menurut Bambang Rusito lima jenazah santri telah diantar ke tempat tinggal semasing oleh pihak ponpes dengan memakai mobil ambulance.


No comments:

Post a Comment