Qatar, Malaysia dan India Angkat Suara Soal Ledakan Sarinah
LEDAKAN bom di Sarinah, Jakarta betul-betul jadi sorotan dunia. Nyaris seluruhnya negara besar didunia ikut mengemukakan belasungkawa serta kecaman atas serangan teroris, yang diklaim dengan cara sepihak yaitu perbuatan ISIS.
Qatar, negara di Timur Tengah itu lewat Kementerian Luar Negerinya mengemukakan duka cita mendalam pada keluarga korban yang tewas dalam ledakan bom serta penembakan brutal di Jakarta, dan mendoakan mereka yang terluka dapat selekasnya sembuh dari cederanya.
“Pemerintah Qatar mengecam tindak pidana yang sekalipun tak mempunyai nilai-nilai kemanusiaan itu. Apa pun motivasi serta manifestasinya, kami mengecam keras semua aksi yang menyingkirkan nyawa orang tidak bersalah dan warga sipil, ” sekian pernyataan dari Doha, seperti diambil dari The Peninsula, Kamis (14/1/2016).
Dari negeri jiran, Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak mengakui terperanjat serta berduka cita atas tragedi teror di Jakarta yang menewaskan sekurang-kurangnya tujuh orang serta beberapa puluh yang lain alami cedera serius.
“Malaysia bersedia menolong serta selalu mendoakan orang-orang Indonesia, ” katanya, ditulis dari The Star.
Disamping itu, India, mewakili negara Asia sisi Selatan juga turut memberi perhatiannya pada Indonesia.
Perdana Menteri India Narendra Modi, menyebutkan ledakan Sarinah sebagai perbuatan tercela. Ia juga menyatakan bahwa warga Negeri Anak Benua sangatlah prihatin serta ikut berduka untuk mereka yang perlu kehilangan orang yang mereka cintai disebabkan tindakan grup ekstremisme itu. Sekian disitat dari DNA India.
Pada awal mulanya, Arab Saudi, Amerika Serikat, Pakistan, Belanda, Singapura, Rusia, Turki, Thailand, Filipina serta Australia telah lebih dahulu mengemukakan perhatian mereka atas tragedi yang berlangsung di Jakarta, Indonesia.
Diwartakan ada dua negara asing yang terdampak ledakan bom di Sarinah, mereka salah satunya datang dari Kanada serta Belanda.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment