Putin: Siapa Bilang Rusia Targetkan Oposisi Suriah?
SOCHI – Presiden Rusia, Vladimir Putin, melayangkan kecaman keras pada sebagian pihak yang mengklaim bahwa serangan hawa Rusia di Suriah, tidak cuma membidik ISIS, namun juga oposisi Suriah penentang Presiden Bashar al-Assad.
Pada surat berita Jerman, Bild, di tempat tinggal pribadinya di Sochi, Putin malah menerangkan bahwa sampai kini, serangan hawa Rusia juga bekerjasama dengan baik, bukan sekedar dengan pasukan pemerintah Suriah, namun juga pihak-pihak oposisi.
“Apakah Anda ketahui bahwa kami mensupport bebrapa tindakan bersenjata oposisi pada ISIS? Oposisi yang menentang Assad juga memerangi Daesh (sebutan lain ISIS), ” cetus Putin, ditulis Sputnik News, Selasa (12/1/2016).
“Kami mengkoordinasikan bebrapa tindakan kami berbarengan mereka serta mensupport serangan mereka ke beragam front dengan serangan hawa, ” imbuhnya.
Berkenaan banyak tudingan yang menyebutkan bahwa Rusia juga menyerang oposisi Suriah untuk membela Assad, Putin cuma dapat menyampaikan bahwa tudingan yang menyebar ini bohong belaka.
“Mereka menyampaikan kebohongan! Saksikan, video-video yang mensupport tudingan ini (video Rusia membidik Oposisi), nampak bahkan juga saat sebelum pilot-pilot kami mengawali serangan hawa pada teroris. Namun mereka yang mengkritik kami mengabaikannya, ” lanjut Putin.
Berkenaan timbulnya beberapa kenyataan bahwa populasi Suriah mulai menanggung derita kelaparan disebabkan krisis yang berkelanjutan, Putin menyalahkan pihak-pihak spesifik yang malah memasok senjata untuk melawan Assad, baik ini pihak oposisi ataupun teroris.
“Assad memerangi mereka yang memberontak padanya dengan kemampuan bersenjata. Apabila warga-warga sipil menanggung derita, saya fikir tanggung jawab paling utama jatuh pada mereka yang memberontak serta pihak-pihak yang memasok senjata ke grup oposisi, ” sambungnya.
“Menyangkut (hari esok) Suriah, saya yakin bahwa negara mereka mesti mengadakan reformasi konstitusional. Memanglah prosesnya rumit. Lalu berdasar pada konstitusi baru, penentuan umum mesti dihelat, baik penentuan presiden ataupun parlemen, ” tandas Putin.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment