Puluhan Pemuda Demo Penggusuran Bukit Duri
JAKARTA - Beberapa puluh pemuda yang tergabung dalam Pemuda Perduli Penggusuran Bukit Duri lakukan tindakan unjuk rasa di tepi jalan Kampung Melayu Besar, Bukit Duri, Jakarta Selatan pada Minggu (3/1/2016).
Koordinator tindakan, Ardi menyampaikan, pihaknya mengeluh dengan sarana yang didapatkan di Tempat tinggal Susun (Rusun) Cibesel yang disiapkan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta.
" Kami terasa ketidak layakkan tempat yang sudah kami letakkan, di mana kami diberikan tempat yang sangatlah tak layak serta manusiawi, " katanya didapati di Jalan Kampung Melayu Besar, Bukit Duri, Jakarta Selatan.
Diluar itu, Ardi juga menuturkan ada kekeliruan prosedural yang dikerjakan Pemerintah Kota dengan warga berkenaan permasalahan penggusuran di daerah Bukit Duri, Jakarta Selatan.
" Ada kekeliruan prosedural dari Pemerintah Propinsi, pada prakteknya belum ada perjanjian yang pasti dari warga dengan wali kota, cuma berselang dari satu minggu Pemerintah Kota Jakarta Selatan segera keluarkan surat undangan penarikan undian kunci, " tuturnya.
Dianya mengharapkan ada keadilan untuk semua warga Bukit Duri yang terserang efek penggusuran normalisasi Kali Ciliwung, pasalnya Rusun Cibesel yang disiapkan pemerintah tak memenuhi untuk menyimpan selurih warga Bukit Duri.
" Rusun ini hanya ada 50 kamar sedang warga Bukit Duri ada 150 lebih. Harapannya terang, pemerintah tak sesuai sama prosedur, hak hidup mesti dilindungi. Walau sebenarnya sebagian besar warga yang tinggal di sini telah 40 samapi 50 th., " ujarnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment