Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

Ponpes NU se-Jatim Serukan Perlawan kepada Gafatar


KEDIRI- Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Asosiasi Pondok Pesantren Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Gus Ahmad Reza berseru pada semua pondok pesantren untuk melawan ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Karena ajaran yang diusung Gafatar dinilai sudah menistakan agama Islam.

“Ini mesti dilawan, “ tutur Gus Reza pada wartawan, Rabu (13/1/2016)).

Gafatar dikatakan sebagai muka lain sekte sesat Al Qiyadah Al Islamiyah (AQAI) pimpinan nabi palsu Ahmad Mushoddeq. Sesuai sama rekam jejaknya AQAI bertukar nama jadi Komune Millah Abraham (Komar) pada Januari 2012.

Mereka berkamuflase memakai topeng Gafatar untuk menutupi kesesatanya. Ormas itu bergerak pada masalah sosial, budaya serta pendidikan supaya orang-orang ingin terima.

Kepercayaan Gafatar adalah kasih sayang, anti kekerasan serta berkedok mencari peradaban baru. Bahkan juga untuk muslim tak perlu salat serta puasa. Sekte itu dicurigai mempunyai nama lain Negeri Karunia Allah (NKA).

DPP Gafatar mengaku bahwa Ketua Biasanya Mahful Muis Tumanurung ikut serta aliran sesat AQAI pimpinan Ahmad Mushoddeq.

Ajaran Gafatar yang membolehkan pengikutnya tak menunaikan salat harus serta puasa adalah bentuk penistaan agama Islam. Faham yang di ajarkan sudah menabrak aqidah Islam. Karena itu tak ada alternatif lain terkecuali melawanya dengan semua langkah.

“Ini organisasi beresiko yang ajaranya diatas faham liberal, “ jelas Gus Reza.

Lantaran landasan liberal ini, gerakan Gafatar lanjut Gus Reza mengincar beberapa remaja yang memprioritaskan rasionalitas. Faham yang disebarkan memantik daya tarik mereka yang akan memahami doktrin agama sesuai sama penafsiran yang di terima akal.

“Padahal tak seluruhnya ajaran didalam Islam ini yaitu rasioanal. Ada lokasi keimanan yg tidak dapat disentuh oleh akal, “ katanya.

Hal seirama, di sampaikan Ketua Satkorcab Barisan Ansor Serba Manfaat (Banser) NU, Kabupaten Blitar, Imron Rosadi bahwa gerakan Gafatar butuh diwaspadai.

Lantaran yang dilawan yaitu faham atau ideologi, untuk Imron hadapi Gafatar sama seperti hadapi gerakan komunis style baru.

“Karena itu faham, jadi seperti hadapi komunis style baru. Orang-orang butuh tingkatkan kepekaan lingkungan serta bekerjasama dengan aparat apabila menjumpai suatu hal yang mencurigakan, " tegas Imron.


No comments:

Post a Comment