Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

Pemerintah Investigasi Robohnya Patung Jenderal Soedirman


PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menindaklanjuti masalah rubuhnya patung Panglima Besar Jenderal Soedirman di perempatan Terminal Bus Purbalingga dengan membuat tim investigasi.

 " Rubuhnya patung ini bakal selekasnya diselidiki oleh tim yang terdiri atas unsur tehnis serta nonteknis. Dalam hal semacam ini, tehnis lantaran terkait dengan unsur-unsur material bangunan sedang nonteknis lantaran terkait dengan unsur seni serta administrasi yang lain, " kata Kepala Sisi Humas Sekretariat Daerah Purbalingga Rusmo Purnomo di Purbalingga, Senin.

Ia menyampaikan bahwa hasil kajian dari tim investigasi ini bakal dipakai untuk bikin ketentuan ke depan.

Dia mengaku bahwa beberapa tokoh orang-orang mengusulkan supaya Pemkab Purbalingga selekasnya bangun kembali patung Panglima Besar Jenderal Soedirman yang rubuh pada hari Minggu (3/1/2015) ini.

Walau demikian, kata dia, usulan itu butuh dikaji lagi terlebih dari sisi " Detil Engineering Design (DED) " serta perencaanaan anggarannya.

 " Perencanan DED bakal dikerjakan pada pergantian biaya 2016, sedang untuk pembangunan kemungkinan dapat dikerjakan pada th. 2017, " tuturnya.

Selanjutnya, Rusmo menyampaikan bahwa patung Panglima Besar Jenderal Soedirman yang diresmikan pada tanggal 31 Desember 2004 dengan cost pembangunan sebesar Rp270 juta ini terbuat berbahan fiber serta kerangka besi.

Menurutnya, pembuatan design patung itu sama juga dengan design patung Jenderal Soedirman di Jakarta yang terbuat berbahan perunggu dengan biaya Rp3, 5 miliar.

 " Rubuhnya patung Jenderal Soedirman kemungkinan lantaran pelapukan pada bahan fibernya, meskipun sudah dikerjakan perawatan berbentuk pengecetan tiap-tiap th., " tuturnya.

Berkenaan hal semacam itu, dia menyampaikan bahwa Pemkab Purbalingga bakal lakukan kontrol pada tiga patung yang lain yang di buat dengan bahan yang sama, yaitu patung knalpot di pertigaan Jalan A. W. Soemarmo, patung dr. Goeteng Tarunadibrata di kompleks RSUD dr. Goeteng Tarunadibrata Puralingga, serta patung atlet tolak peluru di kompleks Stadion Goentoer Darjono.

Dengan kontrol serta pencegahan dengan cara awal itu, dia menginginkan masalah rubuhnya patung Panglima Besar Jenderal Soedirman tak dihadapi oleh tiga patung yang lain dengan bahan yang sama.

Seperti diwartakan, patung Panglima Besar Jenderal Soedirman yang berlokasi di perempatan Terminal Bus Purbalingga rubuh pada hari Minggu (3/1), seputar jam 09. 30 WIB.

Momen rubuhnya patung itu tak menyebabkan korban lantaran berlangsung waktu lampu pengatur jalan raya berwarna merah hingga tak ada kendaraan yang melintas.


No comments:

Post a Comment