Pelayat Penuhi Penerimaan Jenazah Diplomat Korban Kebakaran KBRI Roma
JAKARTA – Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI sore itu dipenuhi beberapa pelayat yang terima kehadiran jenazah Tazwin Hanif, diplomat yang wafat disebabkan kebakaran di KBRI Roma pada Desember 2015.
Jenazah tiba di Gedung Pancasila Kemlu RI dari Kota Roma, Italia, sekira jam 13. 30 WIB. Prosesi penyalatan jenazah dipadati pelayat yang mau mengantarkan kepergian almarhum Tazwin Hanif.
Sesudah penyalatan usai juga ada banyak orang yang mendatangi peti jenazah untuk memberi doa.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa kepergian Tazwin Hanif adalah suatu kehilangan besar untuk Kemlu RI. Almarhum di kenal juga sebagai rekanan yang baik serta diplomat yang mempunyai prinsip dan kesetiaan yang tinggi.
" Apakah kita terasa kehilangan? Kita sangatlah kehilanga almarhum Tazwin. Rasa kehilangan ini nampak lantaran Tazwin yaitu rekanan diplomat yang baik, " katanya waktu terima kehadiran jenazah, Senin (4/1/2016).
Almarhum Tazwin di kenal juga sebagai juru runding yang andal dalam bebrapa gosip tentang pergantian iklim. Saat sebelum menjabat juga sebagai minister councillor do KBRI Roma, Tazwin pernah diletakkan di KBRI Den Haag serta Berlin.
Saat sebelum wafat, almarhum pernah dirawat dirumah sakit sesudah alami koma disebabkan kebakaran yang berlangsung pada 2 Desember 2015 ini. Dia disangka melompat dari kantornya di lantai tiga KBRI untuk menyelamatkan diri dari kebakaran.
Sampai saat ini pemicu kebakaran di Kantor KBRI Roma itu masih tetap belum disibakkan ke umum.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment