Inilah Tradisi Tangkap Ikan Sambut Upacara Adat Nyangku
CIAMIS - Beberapa ribu warga terjun ke Situ Lengkong Panjalu di Blok Kubang, untuk berburu beragam type ikan yang pada awal mulanya sudah ditanam sejumlah 3 kuintal dalam acara Ngagubyag (3/1/2016).
Aktivitas itu juga sebagai rangkaian dalam menyongsong upacara kebiasaan Nyangku yang bakal dikerjakan Senin 4 Januari 2016 yang akan datang.
Sekretaris 1 Yayasan Boros Ngora Tatang menjelaskan Ngagubyag dikerjakan juga sebagai suatu kebiasaan ‘Mapag Nyangku’ atau rangkaian acara saat sebelum acara puncak kebiasaan Nyangku di Panjalu.
Semua orang-orang bebas terjun ke Situ Lengkong sembari membawa beragam peralatan seperti jala serta sejenisnya, yang bakal dipakai untuk menangkap ikan yang pada awal mulanya telah ditanam.
" Alhamdulillah pesertanya meraih beberapa ribu, orang-orang sangatlah ketertarikan segera terjun bebas ke situ blok kubang, memanglah ikannya Hanya 3 kuintal, namun pada awal mulanya telah banyak ikan yang hidup di situ, " katanya disela aktivitas.
Disebutkan, Ngagubyag di Situ Lengkong juga telah dikerjakan oleh beberapa leluhur mulai sejak dahulu kala, juga sebagai satu diantara kebiasaan menangkap ikan.
Sekarang ini kebiasaan Ngagubyag terus dilestarikan untuk diperkenalkan pada anak cucu agar kedepan selalu dapat melestarikannya.
" Di Situ ini dapat kebersamaan serta bersilahturahmi dapat selalu terbangun, tentu menangkap ikan di Situ lebih susah di banding di Kolam jadi harus mereka mesti bekerja bersama supaya hasil ikan yang didapat banyak, " tuturnya.
Selanjutnya, berhubung baru mulai musim hujan, debit air di Situ Lengkong belum demikian banyak, hingga belum terlampau dalam lantaran pada awal mulanya Situ pernah alami kekeringan waktu musim kemarau.
" Saat ini baru musim hujan jadi airnya belum demikian banyak, anak-anak dapat juga tutun, lantaran kedalaman air baru hingga lutut orang dewasa, sebelum-sebelumnya memang cukup dalam, " ujarnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment