Imbau Warga AS Cegah Kekerasan Bersenjata, Obama Nangis
WASHINGTON DC – Presiden Barack Obama mengimbau warga Amerika Serikat (AS) untuk menghindar kekerasan bersenjata yang merenggut beberapa puluh ribu nyawa tiap-tiap tahunnya. Imbauan presiden ke-44 AS ini di sampaikan dalam pidato di depan Gedung Putih pada Selasa 5 Januari malam saat setempat.
Di dalam pidatonya, Obama mendadak menangis. Pria kelahiran Hawaii ini mengingat 20 korban tewas dalam tragedi penembakan di Newtown, Connecticut. Di tragedi yang berlangsung pada 2012 itu, semua korban tewas adalah murid sekolah basic.
“Kelas I. Pikirkan anak kelas I SD tewas. Tiap-tiap mengingat anak-anak ini, saya sungguh emosional. Serta omong-omong, ini juga berlangsung nyaris sehari-hari di Jalan Chichago, ” urai Obama, seperti dilaporkan Straits Times, Rabu (6/1/2016).
“Itulah kenapa kita hingga pada titik itu hari itu. Bukanlah untuk berdebat masalah penembakan massal paling akhir namun untuk menghindar penembakan massal selanjutnya, ” tegas bekas Senator Illinois itu.
Pada awal mulanya di beritakan Obama dengan berani memutuskan untuk menerbitkan ketentuan pengetatan izin kepemilikan senjata walau tanpa ada kesepakatan Kongres AS. Pria 54 th. ini meyakini pengetatan izin jual-beli serta kepemilikan senjata bakal kurangi jumlah korban tewas disebabkan kekerasan bersenjata yang sejumlah sekira 30 ribu orang tiap-tiap th..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment