Frustrasi sehingga Harus Tinggalkan Barcelona
NEW YORK – David Villa mengakui dianya meninggalkan Barcelona lantaran telah tidak sering memperoleh tempat di starting line-up. Walau demikian, dia terus berasumsi masa-masanya di Camp Nou juga sebagai puncak karir.
El Guaje –julukan Villa– geser ke Atletico Madrid pada 2013 sesudah menggunakan tiga musim di Barcelona. Villa pernah mengangkat dua trofi La Liga serta satu liga Champions. Dia juga tidak dapat menyanggah meninggalkan Blaugrana lantaran frustrasi.
“Saya mengambil keputusan pergi lantaran sudah kehilangan tempat. Saya senantiasa berupaya realistis perihal dimana saya serta ke mana dapat pergi. Saya kehilangan tempat serta tak bermain sejumlah yang diinginkan, ” urai Villa pada Sport, Selasa (5/1/2016).
“Jalan yang gampang walau sebenarnya yaitu bertahan di Barcelona, terus memenangi titel, prestise, serta reputasi. Namun, saya bermain di lapangan. Jadi, saya mengambil keputusan untuk mencari peluang di club lain, ” sambungnya.
Sayangnya, kepergian Villa malah disebut-sebut disebabkan ikut serta perseteruan internal dengan bebrapa rekanan setim. Serta ini dibantah oleh pemain yang saat ini bermain untuk New York City FC.
“Media nampak dengan suatu hal yang lain. Walau sebenarnya masalahnya simpel, yaitu saya tidak mau ada di bench, ” tutupnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment