Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

Diduga Lakukan Malapraktik, Klinik Chriropractic First Sepi


JAKARTA - Disangka salah lakukan terapi di Klinik Chiropractic First, Pondok Indah Mal 1, Jakarta Selatan, nyawa putri bekas Wakil Direktur Komunikasi PLN Alvian Helmy Hasjim, yaitu Allya Siska Nadya (33) mesti mengehembuskan nafas paling akhir.

Sikibet berupaya mengali infomasi dari klinik itu, tetapi klinik itu masih tetap tutup serta belum lakukan praktek.

Ada dua pengunjung berdiri di depan klinik itu. Dua orang pengunjung yang namanya malas dijelaskan ini mengakui kehadirannya untuk lihat tempat praktek itu.

 " Saya ingin saksikan saja, kan telah ramai di mana-mana (media), " tuturnya pada Sikibet, Kamis (7/1/2015).

Dia penasaran dengan tehnik penyembuhan yang dikerjakan oleh klinik ini. Dia juga lihat video tehnik pemijatan yang dikerjakan klinik itu lewat hpnya. Diakuinya kehadirannya cuma penasaran, pasalnya kerabat dekatnya juga lakukan terapi ditempat ini, tetapi tak berlangsung apa-apa.

 " Saudara saya soalnya juga urut-urut disini, namun tidak apa-apa. Ya namanya seperti obat. Ya cocok-cocokan, " tuturnya.

Dia menyakini sesudah peristiwa sangkaan malapraktik, klinik yang menyebar di Singapura, Malaysia, Indonesia serta China itu akan tidak kembali buka.

 " Tentu tutup meyakini banget saya, pada takut, " tuturnya.

Petugas sekuriti di Mal Pondok Indah I, Yudha Baskara, menyampaikan klinik itu buka jam 10. 00 WIB s/d jam 22. 00 WIB.

 " Ya tidak bagitu ramai sih yang datang, namun satu dua orang, ini juga tidak lama hanya 1/2 jam saja, " tuturnya.

Pada awal mulanya di beritakan, Allya tewas di RS Pondok Indah pada Kamis 5 Agustus 2015. Saat sebelum tewas, ia lakukan terapi di klinik itu lantaran terasa sakit di bagian leher sisi belakang disebabkan kesibukan kerjanya yang terbilang tinggi.

Wanita lulusan Media serta Komunikasi di Kampus Tehnologi Queensland, Australia, ini rasakan sakit yang mengagumkan di bagian lehernya sampai mengakibatlan muntah-muntah selesai lakukan 2 x therapy dalam sehari di klinik itu.

Orang tuanya yang cemas lalu membawa Allya ke RS Pondok Indah serta dimasukkan ke Instalasi Kritis Darurat untuk memperoleh perlakuan mendis yang lebih intensif. Tetapi, sesudah sebagian jam ada di IGD, Allya hembuskan nafas terakhirnya walau pihak RS sudah lakukan langkah alternatif untuk menyelamatkan nyawa Allya.

Allya lakukan penyembuhan lantaran pada pertengahan Desember th. lantas bakal meninggalkan Indonesia menuju Prancis untuk meneruskan pendidikan Masternya.

Atas peristiwa itu, Orangtua Allya lalu melaporkan peristiwa sangkaan malapraktik yang dikerjakan Klinik Chiropractic First ke Polda Metro Jaya.


No comments:

Post a Comment