Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

Dapat Wangsit, Kakek di Grobogan Kubur Diri Hidup-Hidup


GROBOGAN – Kabupaten Grobogan jadi perbincangan. Soalnya seseorang warga Desa Mlilir Kecamatan Gubug Grobogan, yaitu Suratin Sentot lakukan 'tapa pendhem' (dikubur hidup seperti jenazah).

Akibanya banyak warga berduyun-duyun mendatangi tempat tinggal Mbah Sentot (nama akrab Suratno Sentot) mau lihat seperti apa 'tapa pendhem' yang dikerjakan kakek berusia 85 th. itu.

“Suami saya tapa pendhem di ruangan tamu, ditutup dengan kain selambu. Tak bisa seseorangpun buka selambu itu, ” kata Kasminah (50), istri Mbah Sentot, diambil KRjogja, Kamis (28/01/2016).

Tindakan kakek yang pernah menikah 19 kali itu dikerjakan mulai sejak Senin (25/01/2016) malam, tanpa ada makan serta minum. Sebelumnya dikubur hidup-hidup, Mbah Sentot dimandikan seperti jenazah. Kemudian dibedaki lantas dibungkus kain kafan putih yang setelah itu dikubur sedalam dua mater.

“Ritual ini telah tiga kalinya. Topo yang pertama berjalan sepanjang 7 hari, ke-2 lima hari, serta yang ketiga ini saya belum berapakah hari, lantaran tak pesan pada saya serta anak-anaknya, ” jelas Kasminah yang disebut istri yang ke-19 Mbah Sentot ini.

Menjawab pertanyaan, maksud tapa pendhem, terkecuali supaya anak serta cucu-cucunya dapat terlepas dari mara bahaya, juga adalah wasiat almarhumah ibu Mbah Sentot. “Almarhumah ibu mertua saya dahulu orangnya sakti mandraguna. Pernah satu waktu ada satu diantara saudaranya wafat, saat dilangkahi almarhumah segera hidup kembali, ” katanya.

Dia mengaku, tapa pendhem yang dikerjakan Mbah Sentot pernah dilarang ke lima anak serta istrina. Tetapi Mbah Sentot tetep pada keputusannya. Kapolsek Gubug AKP Dedy Setya menyampaikan, tapa pendhem yang dikerjakan Mbah Sentot memanglah pernah mencengangkan warga. “Namun sesudah saya amati, peluang pelaku tak dikubur namun sisi atasnya ditutup triplek, hingga yang berkaitan dapat bertahan hidup sampai hari ini, ” katanya.

(adt)

No comments:

Post a Comment