Akses Menuju Jatijajar, Jalan Raya Bogor Steril dari Bangunan Liar
DEPOK - Pemerintah Kota Depok selekasnya mengoperasikan Terminal Terpadu Jatijajar untuk kurangi kepadatan di Jalan Margonda. Semua bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) serta Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) gagasannya bakal dioperasikan di terminal itu.
Karenanya, selama 5 km. Jalan Raya Bogor yang disebut akses dari serta menuju Terminal Jatijajar juga Tol Cinere Jagorawi (Cijago) tengah ditertibkan. Tempat diisi 450 bangunan liar yang dibongkar bakal jadikan lokasi Ruangan Terbuka Hijau (RTH).
“Beberapa lokasi bakal di buat taman. Sekarang ini mulai hubungan kerja dengan propinsi serta pusat. Sebentar lagi ada terminal serta untuk kecukupan trotoar juga mesti jadi perhatian, ” kata Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, Sabtu (2/1/2015).
Jalan Raya Bogor adalah jalan nasional tetapi dinilainya belum penuhi standard dari sisi lebar jalan. Karenanya ia meminta semua pihak janganlah bangun lokasi PKL di selama jalan itu.
“Jalan itu belum standard jalan nasional. Dua tidak cukup, satu kelebaran. Kami mohon seluruhnya pihak yang mau bangun lokasi ekonomi disini untuk janganlah dikerjakan, ” tukasnya.
Diluar itu, Jalan Raya Bogor juga melewati Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalibaru. Hingga usaha penertiban itu adalah satu diantara langkah menyelamatkan RTH.
“Kita melindungi garis sempadan sungai. Itu penyelamatan RTH kita mewujudkan yang kita punyai juga sebagai manfaat paru–paru kota, ” tegasnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment