Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

Turki Tolak Gabung Kelompok Anti-ISIS Pimpinan Rusia


ANKARA – Presiden Turki Recep Erdogan dilaporkan sudah menampik untuk berhimpun dengan grup Intelijen anti-ISIS bentukan Rusia. Grup intelijen anti-ISIS ini beranggotakan Rusia, Irak, Iran, serta Suriah, yang berpusat di Kota Baghdad.

Presiden Erdogan mengakui sudah memperoleh undangan resmi untuk berhimpun dengan grup itu dari Presiden Rusia Vladimir Putin. Tetapi, dianya mengakui segera menampik undangan yang diserahkan The Gray Cardinal (julukan Putin) ini.

Argumen Erdogan menampik undangan Putin untuk berhimpun dengan grup intilijen ini yaitu lantaran dianya tidak ingin bekerja bersama dengan Pemerintah Suriah dibawah pimpinan Presiden Bashar al Assad.

“Suriah, Iran, Irak serta Rusia sudah membuat kuartet serta meminta Turki untuk berhimpun dengan mereka. Tetapi, saya menyampaikan pada Presiden Putin bahwa saya tak dapat duduk di samping Presiden Assad yang legitimasinya diragukan, ” tegas Erdogan, seperti di beritakan Sputnik, Minggu (27/12/2015).

Seperti di ketahui, grup intelijen anti-ISIS ini dibuat pada September 2015. Saat ini, Irak, Iran, Suriah serta Rusia, membangun pusat info di Baghdad untuk menghimpun data serta analisa intelijen ISIS dan grup militan yang lain di Timur Tengah. Pusat kesibukan grup itu digerakkan oleh perwakilan militer dari semasing negara.

Ketentuan yang di ambil oleh Presiden Erdogan selanjutnya menimbulkan sangkaan dari beragam pihak.

Terkecuali lantaran Erdogan tidak ingin duduk di samping Bashar al Assad, konflik dengan Rusia disebabkan insiden tembak jatuh Sukhoi juga dipercaya jadi pemicu Presiden Erdogan menampik undangan resmi dari Putin ini.




No comments:

Post a Comment