Tiga Warga Kepulauan Seribu Positif HIV/AIDS
JAKARTA - Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kepulauan Seribu, H Anwar, menyampaikan tiga warga Kepulauan Seribu dinyatakan positif terinfeksi HIV/AIDS. Hal semacam itu di ketahui sesudah pihaknya lakukan voluntary counseling and testing di lokasi itu.
" Ketiga warga Pulau Seribu di ketahui mulai sejak 2014 telah terinfeksi HIV. Sekarang ini untuk penaganan berobatnya telah diakukan dengan baik oleh KPA Propinsi DKI Jakarta, " ungkap Anwar selesai lakukan Rapat Pengetahuan serta Penambahan Service HIV/AIDS di Gedung Mitra Praja, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (3/12/2015).
Diluar itu, lanjut Anwar, KPA Pulau Seribu bakal memberi pendampingan supaya pasien terus melindungi gaya hidup sehat serta untuk meyakinkan rutinnya beberapa ODHA (orang hidup dengan HIV/AIDS) itu konsumsi obat sehari-harinya.
Ia meyakinkan sampai sekarang ini lokasi administrasi Pulau Seribu belum ada sarana kesehatan yang dapat menjaga pasien HIV/AIDS. Hingga, cost tinggi bakal dijumpai beberapa korban bukanlah untuk berobatnya tetapi untuk biaya pulang perginya.
" Jadi mesti dirujuk ke rumah sakit (RS) spesifik seperti RS Sulianti Saroso, serta RS St Carolus, " katanya.
Anwar menjelaskan, untuk obat-obatan antiretroviral (ARV) belum dapat di distribusikan ke Pulau Seribu, walau telah ada Klinik VCT Edelweis di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
" Saya mengharapkan th. depan obat ARV dapat di distribusikan ke puskesmas. Hingga orang yang terinfeksi tak perlu daratan, " tandasnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment