Tiga Kecamatan Aceh Barat Terisolir Akibat Banjir
MEULABOH - Tiga dari 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Barat, Propinsi Aceh masih tetap terisolir disebabkan banjir menerjang pemukiman masyarakat mulai sejak Sabtu 11 Desember 2015 pagi dengan kedalaman satu sampai dua mtr..
Kasubag Jalinan Media Saat Setdakab Aceh Barat Jopi D Saputra di Meulaboh, menyampaikan, sampai Sabtu awal hari petugas belum dapat menerobos untuk mengantarkan logistik ke daerah yang terisolir itu.
" Untuk Kecamatan Woyla Timur serta Woyla Barat anggota Tagana belum sukses melewati lantaran tingginya debet air, hari ini bakal dicoba kembali untuk menerobos lokasi itu, " tuturnya, Minggu (13/12/2015).
Dia menuturkan, tingginya intensitas hujan dalam minggu ini menempa Aceh sudah menyebabkan meluapnya sebagian aliran sungai yang beresiko banjir di beberapa lokasi Aceh Barat yang mulai berlangsung mulai sejak Kamis 10 Desember 2015.
Ke-12 kecamatan semuanya alami banjir, semua desa yang ada pada setiap kecamatan serta yang terparah berlangsung di Kecamatan Woyla Timur dengan kedalaman satu sampai dua mtr. yang merendam semua desa yang ada di tiap-tiap kecamatan itu.
Kata dia, Pemkab Aceh Barat yang di bantu TNI/Polri serta Basarnas sudah turun ke tempat manfaat mengevakuasi orang-orang ke tempat pengungsian paling dekat. Sesaat Dinas Sosial, Tenaga Kerja serta Transmigrasi (Dinsosnaketrans) berbarengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) sudah menyalurkan pertolongan saat cemas berbentuk beras ke beberapa titik.
" Pemda telah menyalurkan logistik untuk pertolongan saat cemas. Beras telah dikeluarkan beberapa 34 ton terlebih untuk Kecamatan Pantee Ceuremen, Panton Reu, Arongan, Samatiga, Bubon, Johan Pahlawan serta Meurebo, " sebutnya.
Selanjutnya diterangkan, Pemkab Aceh Barat sekarang ini selalu mengusahakan pertolongan yang lain yang bersumber dari donatur ataupun pemerintah serta dari pemerintah tingkat dua Propinsi Aceh sudah menyahuti kirim beras serta lauk pauk.
Sampai Minggu (13/12/2015) awal hari, data korban banjir yang dikumpulkan dari posko siaga banjir Dinsosnakertrans Aceh Barat terdaftar 14. 146 Kepala Keluarga serta 49. 605 jiwa menyebar di 12 kecamatan.
Terkecuali merendam pemukiman masyarakat, banjir kesempatan ini juga menyebabkan longsor di beberapa titik seperti di lokasi jalan Kajeung Sarah Perela Kecamatan Sungai Mas serta abrasi pengikisan kepala jembatan Sawang Teube lintas Kecamatan Pantee Ceuremen.
" Bupati Aceh Barat H. T Alaidinsyah berbarengan lembaga berkenaan, TNI, Polri selalu memonitor perubahan bencana alam ini yang juga ikut terjun segera ke beberapa tempat banjir mulai sejak malam tempo hari, " tuturnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment