Terhalang Abu Bromo, Bandara Abd Saleh Ditutup Dua Hari
MALANG - Bandara Abd Saleh di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditutup sepanjang dua hari mulai Jumat sampai besok, Sabtu (12/12/2015) lantaran terimbas abu vulkanik Gunung Bromo yang menutupi hawa di lokasi bandara.
" Penutupan bandara mulai hari ini jam 09. 00 WIB sampai besok Sabtu, jam 09. 00 WIB. Penutupan ini lantaran dampak abu vulkanik Gunung Bromo serta penutupan ini untuk keselamatan penumpang, " kata Kepala UPT Bandara Abd Saleh, Suharno saat di konfirmasi di Malang, Jumat.
Ia menyampaikan walau Gunung Bromo mulai aktif 4 Desember lantas, tak hingga mengganggu penerbangan dari serta menuju Abd Saleh, hingga jalur penerbangan di bandara itu terus di buka. Bahkan juga, saat sebelum ditutup pagi tadi masih tetap ada dua penerbangan, yaitu Citilink serta Sriwijaya Air dari Jakarta-Malang sukses terlepas landas. “Tapi keadaan itu dapat beralih lihat kondisi terbaru Gunung Bromo, " katanya.
Atas penutupan itu, delapan penerbangan sangat terpaksa dibatalkan, yaitu tujuh penerbangan jalur Jakarth a-Malang serta satu penerbangan Denpasar-Malang. Seluruhnya diarahkan ke Bandara Juanda, Surabaya. Beberapa penumpang juga telah diberitahu perihal penutupan itu.
" Kami telah umumkan berulang-kali, lewat pengeras nada atau melalui maskapai sendiri. Sesaat banyak peumpang yang dapat mengalihkan penerbangan dari serta ke Juanda, " terangnya.
Pada awal mulanya, penutupan Bandara Abd Saleh itu di sampaikan oleh Kepala Pusat Komunikasi Kemenhub JA Barata, Jumat. JA Barata menyampaikan lihat keadaan sebaran abu vulkanik Gunung Bromo itu jadi Bandara Abd Saleh Malang sangat terpaksa ditutup untuk penerbangan sampai besok.
Beberapa maskapai yang memakai Bandara Abd Saleh untuk penerbangan komersial yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Sriwijaya Air dengan maksud Malang-Jakarta PP serta Wings Air rute Malang-Denpasar.
Terkecuali beresiko pada kesibukan penerbangan, abu vulkanik Gunung Bromo juga beresiko pada aktivitas pariwisata di lokasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). " Sekarang ini untuk wisatawan cuma diijinkan hingga di Bukit Penanjakan. Walau dalam keadaan siaga kunjungan wisatawan menuju lokasi Bukit Penanjakan masih juga dalam keadaan normal, yaitu kian lebih seratus pengunjung sehari-harinya, " kata Kepala TNBTS Dewi Ayu Utari.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment