Tak Berani Periksa Jaksa Agung, KPK Dihadiahi Keranda Jenazah
JAKARTA - Tuntutan untuk meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengecek Jaksa Agung Muhammad Prasetyo serta Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh selalu disuarakan beragam pihak.
Hari itu, Jaringan Orang-orang Anti Korupsi (Jamak) mendatangi Gedung KPK menuntut pimpinan KPK yang baru untuk selekasnya memanggil Prasetyo serta Surya Paloh lantaran disangka tersangkut masalah sangkaan korupsi dana pertolongan sosial (Bansos) di Propinsi Sumateta Utara.
Mendatangi Gedung KPK, mereka membawa keranda mayat yang bakal diserahkan pada KPK lantaran dikira mati suri lantaran penegakan hukum yang dikerjakan instansi yang di pimpin Agus Rahardjo itu semakin lemah.
" Kami membawa keranda mayat pada KPK juga sebagai lambang sudah matinya penegakan hukum di KPK dalam mengatasi masalah korupsi Bansos di Sumut, " tutur Koordinator Tindakan, Ramadhan di depan Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin (28/12/2015).
Ramadhan menilainya, pimpinan KPK sekarang ini seperti tak mempunyai keberanian dalam memberantas sangkaan korupsi dana Bansos Sumut.
" Pimpinan KPK kelihatannya tidak mempunyai keberanian dalam memberantas beberapa koruptor di negeri itu, " tegas Ramadhan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment