Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

Suriah dan Prancis Negara Paling Berbahaya buat Jurnalis


NEW YORK – Kematian wartawan senior Suriah anti-ISIS, Naji Jerf belum lama itu, menaikkan daftar panjang kematian beberapa pelaku pers yang didalangi bebrapa tindakan teroris ISIS ataupun Al-Qaeda.

Komite Perlindungan Jurnalis (CJP) mencatat, sekurang-kurangnya telah 69 nyawa jurnalis melayang waktu bertugas di selama 2015. Sekira 28 jurnalis atau 40 % salah satunya, tewas disebabkan beberapa tindakan teroris.

Sembilan jurnalis juga terdaftar tewas di Prancis, sampai bikin “Negeri Napoleon” ini ada di urutan ke-2 sesudah Suriah di th. 2015 itu, juga sebagai negara paling beresiko buat beberapa jurnalis lokal ataupun asing.

“Dari 69 jurnalis yang wafat waktu menggerakkan pekerjaan mereka pada 2015, 40 % tewas di tangan grup militan, seperti Al-Qaeda serta ISIS. Kian lebih dua per tiga dari keseluruhan ini, tewas disebabkan pembunuhan, ” ungkap pernyataan CJP, diambil Sputnik, Selasa (29/12/2015).


Angka 69 jurnalis yang terdaftar tewas th. itu, sedikit lebih tinggi daripada 2014, dimana sekurang-kurangnya 61 wartawan lokal ataupun asing, tewas waktu menggerakkan pekerjaan mereka.

Naji Jerf, seseorang pemimpin redaksi suatu majalan bulanan yang juga bapak dua anak, tewas di dalam jalan suatu kota di Turki, Senin, 28 Desember 2015 tempo hari saat setempat. Disangka, Jerf jadi korban pembunuhan simpatisan ISIS.

Pada awal mulanya pada Oktober 2015, ISIS juga “mencabut nyawa” dua jurnalis Suriah yang lain, Fares Hamadi serta Ibrahim Abd al-Qader – juga tewas di Turki.


No comments:

Post a Comment