Sempat Terpuruk karena HIV, Bogiem Kini Melatih Timnas
BANDUNG - Jadi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) tak bikin sosok Gim Gim Sofyan (35) kurang percaya diri. Pria yang akrab disapa Bogiem itu terus melakukan segudang aktivitasnya.
Satu diantara kesibukannya yaitu jadi sisi dari Rumah Cemara, organisasi berbasis komune yang konsentrasi pada edukasi serta penanggulangan HIV/AIDS. Ia konsentrasi memberi pengetahuan pada orang-orang sekitar HIV/AIDS.
Namun ia pernah ada dalam tidak percaya diri waktu awal-awal tahu ia terinfeksi HIV/AIDS pada 2005. Ia bahkan juga pernah berupaya bunuh diri. " Sesudah ketahuan positif, saya pernah berupaya bunuh diri, " kata Bogiem.
Ia mengambil alkohol 70 % serta mencampurkannya dengan minuman lain. Tidak cukup hingga di situ, ia lalu menghisap ganja, minuman mengandung alkohol, sampai memakai sebagian type narkoba.
" Disitu saya over dosis serta dirawat dirumah sakit. Saat itu saya mengharapkan mati, namun kok tidak mati-mati, " katanya.
Sesudah keluar dari rumah sakit, Bogiem makin larut dalam keterpurukan. Sepanjang berbulan-bulan ia makin akrab dengan minuman mengandung alkohol serta narkoba.
Ia juga baru bangkit saat bersua sosok Ginan Koesmayadi yang juga ODHA. Waktu itu, Bogiem memikirkan bahwa ODHA cuma mempunyai sedikit saat untuk hidup. Namun kenyataannya, Ginan nyatanya dapat hidup lama walau telah lama positif HIV.
Disadari Bogiem, Ginan-lah yang memberi semangat serta menghidupkan gairah hidupnya. Ia juga berupaya jadi orang yang berguna walau saat ini berstatus ODHA.
Bermacam aktivitas dikerjakan. Satu diantaranya jadi pemain timnas Indonesia di arena Homeless World Cup di Brasil satu tahun lebih lantas. Bahkan juga pada 2015 ini ia jadi pelatih timnas serta sukses membawa Indonesia tempati peringkat 17 dunia.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment