Sebelum MotoGP Digelar di Sentul Banyak Hal-Hal Yang Harus di kerjakan
JAKARTA – MotoGP Indonesia yang sedianya akan di gelar di musim 2017 bisa disebut telah nyaris 90 % terwujud. Ketua DPRD DKI Jakarta sekalian akan calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Prasetyo Edi Marsudi, juga memberi sarannya berkenaan apa yang perlu dikerjakan pemerintah supaya gelaran arena balap motor paling prestisius di Tanah Air dapat berhasil.
Prasetyo menuturkan hal semacam ini disela-sela acara deklarasi serta bersilahturahmi pencalonannya juga sebagai Ketum IMI di lokasi Senayan, Jakarta, Senin (7/12/2015). Menurut pria yang akrab disapa Pras itu, pembenahan bukan sekedar mesti dikerjakan untuk Sirkuit Sentul saja.
“Kesiapan sirkuit cuma satu diantara kepentingan jadi tuan rumah MotoGP. Terdapat beberapa persiapan serta pembenahan lain yang perlu dikerjakan supaya moment ini dapat berhasil nanti. Kita harus jadi tuan rumah yang baik, ” buka Pras pada Sikibet.
Menurut Pras, system logistik adalah hal yang sangatlah krusial untuk selekasnya dibenahi. “Peserta MotoGP baik rider serta semua anggota tim balap datang dari beberapa negara, tentu dengan beragam jenis bawaan. Koordinasi lintas kementerian sangat dibutuhkan. Ya, jangan sempat balapan terganggu dikarenakan ada keperluan tim tertahan di pelabuhan. System logistik nasional mesti dapat melayani seluruhnya keperluan tim, dari yang kecil jenis baut, hingga helm serta equipment yang lain, ” celoteh Pras.
“Selanjutnya juga mesti di perhatikan manajemen jalan raya dari serta ke sirkuit. Pemerintah mesti meyakinkan semua tim, pendukung, sampai pemirsa gampang untuk terhubung sirkuit. Ya, ini masalah transportasi umum yang mempermudah pemirsa. Jalan raya juga mesti sangat lancar bila berlangsung insiden. Mesti dipikirkan bagaimanakah serta ke mana evakuasi paling dekat apabila ada kecelakaan. Ya, berapakah lama yang diperlukan dari sirkuit ke rumah sakit. Kita mesti betul-betul penuhi standard intenasional, ” terangnya.
Pras memberikan, motorsport jenis MotoGP semestinya dikira bukanlah sebatas berolahraga. Pasalnya, unsur wisata jadi sering lebih kental serta dapat dibuktikan dikelola dengan serius oleh beberapa negara penyelenggara MotoGP, dan Formula 1.
“Kita juga mesti memerhatikan obyek wisata di sekitaran sirkuit. Bakal semakin bagus bila kita sediakan beberapa tempat itu. Di ruang Sentul, baiknya juga di buat lounge atau beberapa tempat bersantai yang lain. kIta mesti keseluruhan, ” lanjutnya.
“Memang hal itu perlu dana yang tidak sedikit. Pemerintah Singapura membayar USD65 juta per th. untuk memperoleh hak juga sebagai penyelenggara. Jutaan USD lain dikeluarkan untuk menjaga bermacam sarana yang saya singgung tadi. Namun, saya optimis Indonesia mungkin saja tuan rumah MotoGP yang baik. Sekurang-kurangnya dapat sebagus Malaysia, ” tandasnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment