Rusia Buktikan ke NATO Turki Sengaja Tembak Jatuh Sukhoi
BRUSSELS – Pemerintah Rusia lewat perwakilannya untuk NATO, Alexander Grushko, sudah memberi bukti berbentuk data-data serta menyebutkan bahwa Turki berniat menembak jatuh jet tempur Sukhoi Su-24 oleh jet F-16 Turki.
Grushko menyampaikan bahwa dianya telah bersua Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO, Alexander Vershbow, untuk mengulas insiden ditembak jatuhnya jet tempur Su-24.
”Ya, memanglah saya sudah lakukan perbincangan dengan Wakil Sekjen NATO, A. Vershbow atas insiden jatuhnya Sukhoi. Saya juga mengemukakan penilaian Rusia sesuai sama peristiwa serta rangkaian bukti dari aspek militer serta politik yang tunjukkan karakter kesengajaan dari serangan pada pesawat Rusia di lokasi hawa Suriah, ” tegas Grushko, seperti diwartakan Russia Today, Selasa (1/12/2015).
Seperti di beritakan, Presiden Turki, Recep Erdogan, menyampaikan bahwa insiden pada Selasa 24 November itu adalah kekeliruan jet tempur Rusia yang tidak mematuhi kedaulatan lokasi hawa Turki.
Tetapi, Rusia sudah menyangkal tuduhan itu. Dubes Rusia untuk RI, Mikhail Galuzin menyatakan, pesawat tempurnya itu dari pertama sampai ditembak jatuh ada di lokasi Suriah serta pada awal mulanya tengah lakukan operasi militer pada grup ISIS disana.
Disebabkan insiden itu, konflik pada kepala negara Turki serta Rusia tidak terelakkan. Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan juga mengakui malas untuk bersua segera dengan Presiden Erdogan, meski mereka sekarang ini tengah keduanya sama ada di Paris untuk menghadiri KTT Pergantian Iklim 2015.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment