Rusia-AS Janji akan Berkoordinasi Lawan Terorisme
MOSKOW – Kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS) John Kerry menjumpai Presiden Rusia Vladimir Putin serta Menteri Luar Negerinya, Sergei Lavrov di Moskow menghasilkan perjanjian untuk tingkatkan koordinasi serangan hawa melawan terorisme.
“Perjanjian yang di buat untuk prajurit dari Federasi Rusia serta Amerika Serikat serta kesepakatan yang berkenaan dengan koalisi anti teroris pimpinan AS sudah di konfirmasi hari ini (14 Desember). Karenanya, beberapa langkah selanjutnya sudah dikoordinasikan lewat cara praktis untuk menolong bikin pekerjaan paralel kami lebih terkoordinasi serta lebih efektif (yang akan datang), ” tutur Lavrov, seperti diambil dari Russia Beyond The Headlines, Rabu (16/12/2015).
Beruang Merah serta Paman Sam kesempatan ini berjanji untuk betul-betul bekerja bersama memerangi grup teroris. Bukan sekedar mengordinasikan serangan pada ISIS, juga Jabhat al-Nusra serta grup militan yang lain yang dinilai bisa jadi ancaman untuk mereka, dunia serta kemanusiaan.
Pada gilirannya, John Kerry menyatakan kembali pendapat Washington tentang agresi militer AS yang dinilai bersekutu dengan pemberontak untuk menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Kerry menyebutkan, negosiasinya dengan Putin tak mengulas perihal ketidaksamaan pendapat atas kekuasaan Assad di Suriah.
“Kami lebih berkonsentrasi mengulas sistem politiknya, dimana Suriah bakal dapat bikin ketentuan perihal hari esok negara mereka sendiri, " jelas Kerry.
Diluar itu, ia juga mengajak Putin berdiskusi masalah pencabutan sanksi pada Rusia berkenaan pemenuhan kesepakatan Minsk di Ukraina.
Senator Massachuttes itu memberikan, sesudah perundingan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin mereka mengharapkan makin cepat kesepakatan Minsk dikerjakan makin cepat juga beban sanksi itu terangkat dari pundak Amerika Serikat serta Uni Eropa.
“AS tak punya maksud sedikit juga untuk mengisolasi Rusia dengan kebijakan politik apa pun, " tegasnya.
Pertemuan Sergei Lavrov serta John Kerry diberitakan bakal berlanjut pada Jumat, 18 Desember 2015 di New York.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment