RJ Lino Tersangka, Menko Rizal Bungkam
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mengambil keputusan Direktur Paling utama RJ Lino juga sebagai tersangka korupsi. KPK mengambil keputusan pria bernama komplit Richard Joost Lino tersangka dalam masalah sangkaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) th. 2010.
Tentang penetapan status tersangka Lino, Menteri Koordinator (Menko) Bagian Kemaritiman Rizal Ramli malas memberi respon. Dia pilih tutup mulut serta berlalu waktu di tanya tentang penetapan Lino juga sebagai tersangka.
Tidak akurnya Rizal serta Lino memanglah telah berlangsung sebagian bln. lantas. Bahkan juga Rizal 'menghajar' habis Lino dengan menguak sebagian kenyataan waktu rapat dengan Panitia Spesial Pelindo II di DPR RI.
" No comment. No comment!, " tuturnya selesai rapat koordinasi (rakor) Perubahan Sistem Pemberian Bebas Visa Kunjungan (BVK) untuk Negara Teman dekat di Gedung BPPT, Senin (21/12/2015).
Pada awal mulanya, Rizal memaparkan pelanggaran yang dikerjakan RJ Lino. Pertama, Lino meremehkan instruksi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan serta otoritas pelabuhan tidak untuk perpanjang kesepakatan saat sebelum memperoleh izin konsesi dari otoritas pelabuhan.
Ke-2, Lino meremehkan instruksi dewan komisaris untuk lakukan revaluasi pada harga atas kesepakatan kerja sama konsesi PT Jakarta International Container Terminal (JICT) pada Hutchison Port Holding.
" Ada orang tidak mematuhi UU, tidak mematuhi Permen, lakukan kebohongan umum masalah prestasi serta kemampuan, sesumbar sukses menggusur bareskrim, siapa nih orang? " kata Rizal, sekian waktu lalu.
" Pasti ada bekingnya, hingga berani lakukan insubkoordinasi serta pembangkangan, " lebih Rizal.
Bahkan juga, lanjut Rizal, waktu digeledah Bareskrim RJ Lino berani mengadu pada seseorang Menteri lewat telephone. Karenanya, Rizal meminta Panitia Spesial (Pansus) yang dibuat DPR mencari tahu beberapa orang yang ada di belakang RJ Lino.
" Pekerjaan pansus temukan itu, baru dapat menuturkan mengapa petinggi ini menelepon polisi berulang-kali meminta Kabareskrim ditukar, bila cuma netral jalinan antar petinggi, lumrah dong pelajari, " kata Rizal.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment