Resep Smith Mempecundangi sang Tandem
BORMES-LES-MIMOSAS – Joki Monster Yamaha Tech 3, Bradley Smith memaparkan kiat-kiatnya dalam mencapai gelar rider tim satelit paling baik di MotoGP 2015. Seperti di ketahui, Smith sukses mengakhiri musim di peringkat ke lima, menaklukkan sang tandem yang notabene berstatus rider nomer satu Tech 3 serta mempunyai kontrak segera dari Yamaha Motor Racing, Pol Espargaro.
Cuma mempunyai kontrak dari Tech 3, memanglah bikin Smith terasa mesti menunjukkan dianya dapat tambah baik dari pada Espargaro yang disebut juara dunia Moto2 2013. Smith juga mengakui memperoleh tuntunan dari legenda MotoGP, Randy Mamola.
“Saya serta Pol (Espargaro) sesungguhnya mempunyai support yang sama, namun dia lah rider paling utama Tech 3. Jujur saya terpacu umencari langkah untuk ada di depannya, baik masalah kecepatan ataupun talenta. Masalah kecepatan, ia tambah baik. Namun masalah talenta, saya rasa kami setara. Jadi, ia lebih unggul dari saya. Saya juga mesti bikin beberapa orang di seputar saya juga bekerja 100 %, yaitu anggota tim saya. Kami mesti mengerahkan semuanya, ” tutur Smith, seperti dimuat RACER, Kamis (31/12/2015).
Smith juga meyakini sikap tenang juga bikin pikirannya lebih jernih saat memutuskan genting. Menurut dia, untuk keluarkan semua potensi, ia tidak butuh menempatkan dianya dibawah pressure yang besar.
“Pada eksperimen pramusim lantas, saya cedera. Walau tidak mengasyikkan, saya coba lakukan semuanya dengan tenang. Itu menunjukkan bahwa tampak nothing to lose membawa hasil. Dahulu, saya pikir saya mesti betul-betul tertekan untuk tampak baik. Namun cara jenis itu tidak pas diaplikasikan di Yamaha. Seluruhnya itu buka mata saya. Saya meyakini mesti terus tenang selama musim 2015, serta saya pada akhirnya sukses mengakhiri musim di depan Pol, ” jelas rider Inggris berumur 25 th. ini.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment