Rencana Presiden Rayakan Natal di NTT Disambut Baik
JAKARTA - Presiden Joko Widodo direncanakan merayakan Hari Raya Natal di Kupang, Nusa Tengga Timur (NTT). Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Henriette T.H Lebang pun menyambut baik rencana tersebut.
"Kami sudah mendengar bahwa beliau akan menghadiri perayaan Natal nasional yang tahun ini akan diselenggarakan di Kupang, NTT. Kami menyambut gembira perayaan Natal nasional itu terutama karena Bapak Presiden akan hadir," kata Henriette di Istana, Jakarta, Selasa (22/12/205).
Kehadiran Presiden di NTT, kata dia, menjadi satu kesempatan di tengah-tengah kehidupan masyarakat untuk lebih mengenal Presiden dengan program kerjanya. Di sisi lain, presiden juga dapat menampung informasi masyarakat NTT.
"Kita tahu baru saja terjadi bencana alam di Alor dan berbagai masalah yang dihadapi masyarakat di NTT khususnya di bidang pendidikan, ekonomi yang perlu ditingkatkan supaya kesejahteraan masyarakat NTT itu dapat ditingkatkan pula. Kehadiran bapak Presiden pasti akan sangat berarti bagi masyarakat di NTT," terangnya.
Perihal tema yang diangkat dalam perayaan Hari Natal tahun ini, sambungnya, adalah hidup bersama sebagai keluarga Allah. Tema ini diangkat dari kitab suci yang menceritakan tentang Nabi Nuh.
"Waktu ada air bah karena ketidaksetiaan manusia terhadap Allah dan air bah datang.
Namun, seorang Nuh yang setia pada Tuhan, diminta membuat bahtera. Sebenarnya untuk menyelamatkan kehidupan. Jadi sesudah air bah itu, dalam bahtera itu semua hadir, tidak hanya manusia tetapi juga binatang-binatang, hewan semua segala jenis. Sehingga setelah air bah itu Allah memperbarui perjanjiannya," tandasnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment