PT KCJ: Stasiun Tebet Akan Terintegrasi TransJakarta
JAKARTA - Manager Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunnisa menyampaikan, gagasan integrasi kereta rel listrik (KRL) dengan TransJakarta bakal diawali dari Stasiun Tebet, Jakarta Selatan. Selama ini, PT KCJ juga telah bekerjasama dengan pihak TransJakarta tentang hal itu.
" Telah koordinasi tadi pagi ada pertemuan. Gagasan samping Stasiun Tebet ada tempat untuk halte kecil. Samping kanan samping loket, " kata Eva waktu dihubungi, Kamis (3/12/2015).
Eva menuturkan, Stasiun Tebet jadi prioritas lantaran termasuk juga stasiun dengan arus penumpang terpadat. Selama ini, perbincangan tentang integrasi pada KRL serta TransJakarta baru pada Stasiun Tebet saja.
" Baru (Stasiun) Tebet dahulu, lantaran ini yang paling sangat mungkin, penumpangnya nambah selalu. Tebet termasuk juga 10 stasiun terpadat dengan penumpang 23 ribu /hari, " tuturnya.
Terkecuali integrasi stasiun serta halte, nanti kartu multi trip (KMT) yang umum dipakai juga sebagai ticket naik KRL dapat dipakai juga untuk TransJakarta.
" Gagasan kartu KMT dapat untuk TransJakatra. Namun itu mesti menjadikan satu system, " tambah Eva.
Proyek integrasi setelah itu, lanjut Eva, bakal menyentuh stasiun-stasiun dengan volume penumpang padat. Gagasan pembangunan halte di dekat Stasiun Tebet telah masak serta tinggal menanti proses teknisnya saja.
" Kelak dibicarakan lagi. Mungkin saja (Stasiun) Tanah Abang, Manggarai, Karet, lantaran banyak penumpangnya. Tinggal teknisnya. Kita cuma tawarkan rencananya. Integrasi ini mesti di buka, untuk lebih gampang KRL tingkatkan kemampuan angkut perjalanan serta penumpang, " tukas Eva.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment