Penyesalan Terbesar Ducati di MotoGP 2015
BOLOGNA – Ducati dinilai banyak pihak sudah tunjukkan perubahan yang luar umum selama pertarungan di MotoGP 2015. Walau mengaku hal itu, Ducati rupanya mempunyai penyesalan yang demikian membekas sampai sekarang ini.
Hal itu disibakkan segera oleh General Manager Tim, Luigi “Gigi” Dall'Igna. Gigi mengakui suka dengan perubahan timnya yang sudah di perhatikan banyak pihak. Walau demikian, ia kecewa karena pabrikan asal Italia itu tidak dapat memenangi satu seri juga.
“Kami tidak berhasil mencapai tujuan kami musim lantas. Kami mau memenangkan sekurang-kurangnya satu Grand Prix, ” ungkap Gigi, seperti di beritakan Speedweek, Selasa (15/12/2015).
Pembalap debutan Ducati, Andrea Iannone, memanglah tampak mengagetkan serta cukup berkelanjutan musim lantas dengan keseluruhan ada di podium sejumlah tiga kali. Walau sekian, tidak satu juga seri yang dapat disudahinya di posisi pertama.
Sesaat rekannya, Andrea Dovizioso, tampak diluar ekspektasi. Walau mencapai podium seringkali yaitu lima kali, namun performa Dovi tambah lebih inkonsisten dari Iannone. Ia juga finis di posisi tujuh klassemen akhir musim.
Gigi juga mengharapkan tampilan ke-2 pembalapnya dapat tambah lebih baik di 2016. Dengan kwalitas serta potensi yang dipunyai, ia yakin Iannone serta Dovi dapat memenangkan sekurang-kurangnya satu GP musim depan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment