Niat Daftar Marinir, Gilang Tewas Diserang Geng Motor
CIREBON - Gilang Togo dengan kata lain Cipto (18), tewas sesudah terserang geng motor, di Jalan Kesambi Raya, Kota Cirebon, Jawa Barat. Harapannya jadi anggota marinir juga pupus telah.
Berdasar pada info yang dikumpulkan, warga Perumahan Permata Harjamukti, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon itu terserang oleh kawanan geng motor, sewaktu tengah melintas berbarengan rekan-rekan korban.
Rombongan korban disalip oleh empat orang yang mengendarai dua unit sepeda motor. Tidak cuma menyalip, beberapa pelaku juga melemparkan batu ke arah rombongan korban sampai tentang satu diantara rekanan korban.
Tidak terima, korban serta rekannya juga segera menguber beberapa pelaku. Sesampai di Jalan Kesambi Raya, beberapa pelaku telah menghadang rombongan korban. Disangka, salah seseorang pelaku yang mengendarai motor Yamaha Vixion melemparkan batu ke arah rombongan korban serta tentang sisi dada korban.
Saat itu juga, korban segera jatuh. Nahas, nyawa korban tidak tertolong waktu bakal dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati, Kota Cirebon.
Paman korban, Toto mengungkap, saat sebelum peristiwa dia masih tetap bersua korban dalam acara keluarga dirumah korban. Pasca pertemuan itu, Toto juga keluar berbarengan korban. Tetapi korban pilih berbarengan rekan-temannya, sedang dianya pulang untuk beristirahat.
" Sampai jam 22. 00 WIB, saya masih tetap berbarengan korban lantaran dirumah korban kebetulan tengah acara kumpul keluarga. Saya serta korban pernah keluar berbarengan, namun berpisah lantaran dia berbarengan rekan-temannya ke arah terminal, " tutur Toto, Senin (14/12/2015).
Karenanya, diakuinya terperanjat saat mendengar berita korban telah ada di RSUD Gunung Jati disebabkan kecelakaan. Dia juga segera menuju RSUD Gunung Jati. Sayang, sesampainya di RS korban telah wafat.
Korban sendiri di kenal lugu serta tidak pintar bergaul. Toto juga yakini keponakannya tidak ikut serta dalam perkumpulan yang membahayakan, seperti geng motor. Bahkan juga, korban diklaim tidak mempunyai musuh.
Menurut dia, korban yang disebut alumni SMAN 3 Kota Cirebon ini sudah merencanakan mendaftar juga sebagai anggota Marinir. Tetapi lantaran usia yang belum penuhi prasyarat, korban tunda pendaftarannya serta merencanakan daftarkan diri pada 2016.
" Semula keponakan saya telah ingin daftar Marinir. Namun lantaran umurnya belum cukup, sangat terpaksa dipending serta gagasannya th. depan daftar lagi, " katanya.
Disamping itu, Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Dadang Sudiantoro membetulkan peristiwa itu. Selama ini pihaknya masih tetap lakukan pendalaman pada masalah itu.
" Kami telah minta info dari sebagian rekanan korban untuk memahaminya. Mudah-mudahan kurun waktu dekat dapat tersingkap, " cetus Dadang.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment