Menhan: ISIS Tak Perlu Dibesar-besarkan
JAKARTA - Juga sebagai bentuk cinta pada Tanah Air, semua elemen orang-orang diharuskan untuk ikuti program bela negara. Hal semacam itu butuh dikerjakan untuk menghadapi ada ancaman terorisme.
Beredar info, bahwa beritanya grup radikal Islamic State Iraq and Syria (ISIS) sudah meneror Ibu Kota. Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu menyampaikan, kalau bela negara dikerjakan mulai sejak dahulu, jadi grup radikal sejenis ISIS akan tidak pernah ada.
" Maka dari itu bela negara itu dibutuhkan. Andaikata tiga atau empat th. waktu lalu bela negara telah ada, jadi ISIS susah masuk lantaran telah satu pahamnya, " tegas Ryamizard waktu didapati di kantornya, Jakarta, Kamis (3/12/2015).
Menurut dia, grup seperti ISIS dapat ada karena perbedaan persepsi yang dipunyai bangsa Indonesia. Dia menilainya, ISIS muncul disebabkan tak ada memahami yang sejenis hingga pada akhirnya mereka melepas diri serta bikin grup sendiri.
" Saat ini ISIS banyak yang masuk lantaran memahami kita telah beda semasing. Ada yang liberal dan sebagainya. Maka dari itu ke depan dari mulai Pemerintah Daerah kita mesti buat bela negara, " paparnya.
Manfaat menghadapi ancaman ISIS yang beritanya bakal masuk ke Jakarta, dia mengimbau supaya pengamanan diperketat. Umpamanya bila ada orang baru, mesti diselenggarakan harus lapor.
Selanjutnya dianya menyampaikan, bahwa pihaknya siap menghadapi teror yang dikerjakan grup radikal yang membawa nama Islam itu.
" Ya, iya dong mesti siap. Sudahlah ISIS itu tak perlu dibesar-besarkan, " ujarnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment