Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

Membenahi Transportasi di Kampus



JAKARTA - Universitas seperti lokasi negara mini. Terdapat beberapa system yang mensupport dinamika kehidupannya, termasuk juga transportasi. Tanpa ada fasilitas serta prasarana transportasi yang baik, jalan raya di universitas mungkin saja ruwet serta kurang nyaman untuk civitas akademika.

Satu diantara perguruan tinggi yang memperhatikan segi transportasi di universitas yaitu Kampus Gadjah Mada (UGM). Dalam suatu talkshow sisi dari Transportation Sistem Expo di Fakultas Tehnik UGM belum lama ini, Sekretaris Departemen Tehnik Mesin serta Industri UGM Ir Subagjo, PhD, menyoroti kenaikan jumlah mahasiswa serta pegawai di Universitas Biru itu. Mengakibatkan, volume kendaraan juga jadi tambah, tetapi tempat universitas sangatlah terbatas.

Di waktu yang sama, UGM hadapi tantangan sendiri dalam pengelolaan system transportasi universitas. Muhammad Yusuf, S. T., MPA dari Direktorat Rencana serta Pengembangan UGM, menilainya, ada aspek internal serta eksternal yang butuh di perhatikan.

Dari sisi internal, armada sepeda universitas masih tetap sangatlah minim serta tak dapat mengakomodasi keperluan mahasiswa UGM. Yusuf menuturkan, sebagian aspek eksternal yang butuh di perhatikan itu yaitu Jalan Kaliurang yang membagi lokasi UGM jadi dua sisi, pedagang kaki lima yang mengambil tempat trotoar, dan perubahan lokasi seputar universitas yang makin dipenuhi pertokoan.

Memperhitungkan ke-2 aspek itu, Yusuf juga merekomendasikan kebijakan transportasi yang lebih diarahkan mengakomodasi beberapa pejalan kaki. " Pejalan kaki ini memanglah jadi taraf yang perlu diprioritaskan di universitas. Terlebih lihat jarak diagonal lokasi UGM masih tetap yang kurang dari 2 km hingga mahasiswa dapat didorong untuk jalan kaki, " tuturnya, seperti dinukil dari laman UGM, Selasa (8/12/2015).

Disamping itu, peneliti Pusat Studi Transportasi serta Logistik, Lilik Wachid, ST, MT, mengingatkan pentingnya penyusunan tempat parkir serta jalur kendaraan pribadi. Semestinya, ke-2 sarana itu malah dibatasi, bukanlah difasilitasi.

 " Bila sebagai prioritas yaitu pejalan kaki serta pesepeda, jadi merekalah yang perlu difasilitasi. Berarti, parkir kendaraan mesti dibatasi, ” imbuhnya.

Terkecuali talkshow, pengunjung Transportation Sistem Expo 14 jenis jalan keluar persoalan transportasi buatan mahasiswa. Mereka tawarkan bermacam jalan keluar dari mulai rancangan pengaturan parkir, gagasan pembangunan asrama, system transportasi umum, sampai aplikasi hp pandai yang mempermudah mahasiswa untuk sama-sama menumpang saat pergi kuliah.

No comments:

Post a Comment