Mahasiswa Papua: Kami Ingin Tentukan Nasib Sendiri
JAKARTA - Saat sebelum ikut serta bentrok dengan polisi, beberapa ratus mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) mau mengemukakan aspirasinya.
" Sesungguhnya kami mau mengemukakan masukan kami dengan cara damai serta tidak mau ikut serta bentrok begini, " ungkap Ketua Umum AMP, Jefry Wenda pada Sikibet, Selasa (1/12/2015).
Waktu disinggung apapun, masukan yang bakal di sampaikan oleh AMP, Jefry menyampaikan pihaknya mau pemerintah memberi Papua kebebasan dalam memastikan nasibnya sendiri.
" Pertama, kami mau kebebasan serta hak penetuan nasib sendiri juga sebagai jalan keluar demokrasi untuk rakyat Papua. Ke-2, tarik seluruhnya perusahan asing punya imperialisme seperti Freeport, dari Papua, " tegas Jefry.
Lalu tuntutan ketiga, Jefry dengan lantang meminta semua aparat TNI-Polri untuk meninggalkan Bumi Cendrawasih. " Tarik seluruhnya TNI-Polri organik ataupun non organik yang ada di Papua, " katanya.
Paling akhir, AMP juga meminta pemerintah untuk hentikan penawaran paket product hukum pada rakyat Papua. " Kami dengan tegas menampik pada pemerintah atas paket product hukum pada rakyat papuam seperti Otsus Plus, " tukasnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment