KPK Ingatkan BNP2TKI soal Pentingnya Pencegahan Korupsi
JAKARTA - Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rahmad Asep Suwanda meminta Tubuh Nasional Peletakan serta Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) untuk melindungi integritas pencegahan korupsi.
Dalam Rakornas BNP2TKI yang di gelar di Bandung, Kamis (17/12/2015), Asep mengemukakan bahwa KPK sudah mereferensikan BNP2TKI untuk lakukan perbaikan termasuk juga menghapus unit service BNP2TKI di Bandara Soekarno-Hatta. Akhirnya sekarang ini bisa meniadakan beberapa hal yang bisa merugikan TKI di Bandara Soekarno Hatta.
" Korupsi yaitu menyalahgunakan tanggung jawab yang untungkan diri sendiri atau kelompoknya. Karenanya untuk lakukan usaha pencegahan korupsi di BNP2TKI, sekarang ini BNP2TKI telah mengaplikasikan aplikasi system dengan KPK juga sebagai usaha lakukan pencegahan terjadinya korupsi, " tuturnya lewat info tertulisnya yang di terima Sikibet.
Menurut Asep, usaha pencegahan tambah baik daripada penindakan. Terlebih korupsi yang berlangsung sekarang ini telah sangatlah merajalela sampai melibatkan keluarga untuk menyimpan hasil korupsi.
" Seperti bisa dipandang dari hasil penyelamatan kerugian dari segi pencegahan sekarang ini meraih Rp269 triliun, " tuturnya.
Asep yang mewakili Deputi Bagian Pencegahan KPK menyatakan, bahwa hubungan kerja BNP2TKI dengan KPK diinginkan dapat jadi transformasi budaya dalam pencegahan korupsi. Hingga dalam hubungan kerja ini diperlukan kesungguhan dari semua elemen BNP2TKI.
" BNP2TKI mesti dapat menyingkirkan dari perseteruan kebutuhan, bagaimanakah terkait dengan PPTKIS umpamanya, seberapa independensi pada mitra kerja yang lain, karenanya butuh di definisikan, termasuk juga butuh didorong whistle blower, " ujarnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment