Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

Kejati Jabar Catat 250 Kasus Pencabulan Selama 2015


BANDUNG - Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kepala Kejati Jawa barat) Feri Wibisono menyampaikan, dianya sedih lantaran banyak anak-anak yang ikut serta masalah narkoba serta jadi korban kejahatan.

 " Beresiko untuk saya adalah masalah narkoba serta masalah masalah perlindungan anak. Saya sedih lantaran pelakunya masih tetap sekolah, " katanya waktu mengemukakan kemampuan Kejati Jawa barat sepanjang 2015, Selasa (29/12/2015).

Feri menilainya beberapa remaja kurang mengerti bahaya narkoba. Walau sebenarnya ini bisa mengakibatkan kerusakan diri serta mengacaukan harapan semasing.

 " Banyak anak muda tidak tahu resiko. Bawa satu linting ganja, isap satu kali sabu, serta tes urine postif, ini dapat dipenjara. Resikonya, tidak dapat sekolah atau kuliah, " tutunya.

Catatan Kejati Jawa barat, sepanjang 2015 perkara narkoba terbilang tinggi. Keadaan itu sama juga dengan th. lantas.

 " Bila perkara narkoba tidak turun-turun, luar umum. Sebulan saja minimum 30 masalah di Jawa barat. Setahun bermakna sekira 400 masalah, " ucap Feri.

Berkenaan masalah perlindungan anak, ia menyoroti type masalah kekerasan seksual. Pelaku pencabulan anak dibawah usia juga tak tahu bahwa hukumannya sangatlah berat, yaitu kian lebih empat th. penjara.

 " Jumlah masalah pencabulan anak ini tinggi sekali. Walau sebenarnya hukumannya sangatlah berat, " tuturnya. Tiap-tiap bln., ada sekira 20 masalah pencabulan di Jawa barat yang korbannya anak-anak. Berarti, ada sekira 250 masalah th. itu.

 " Aktivitas kampanye atau sosialisasi tentang perlindungan anak serta bahaya narkoba sangatlah kurang. Maka dari itu, bila saya diundang oleh pihak universitas, saya senantiasa ingatkan bahaya narkoba. Jangan sempat anak-anak muda kehilangan saat sekolahnya, " pungkas Feri.


No comments:

Post a Comment