Honda Matang, Yamaha Belum Temukan Setting-an Terbaik
LESMO – Pergantian regulasi pada MotoGP 2016 menyusahkan Tim Movistar Yamaha temukan setting-an paling baik. Di waktu Yamaha masih tetap mencari-cari hasil paling baik, Tim Repsol Honda mencapai pencapaian memukau di session tes pramusim MotoGP 2016 yang berjalan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia pada 11 sampai 12 November 2015.
Waktu itu, dua rider Repsol Honda, Marc Marquez serta Dani Pedrosa senantiasa masuk tiga besar di dua session latihan yang dilangsungkan. The Baby Alien–julukan Marquez–berhasil jadi yang paling cepat pada session latihan pertama serta ke-2. Sesaat Pedrosa berturut-turut menempati posisi ketiga pada ke-2 session itu.
Sesaat duo Yamaha, Jorge Lorenzo serta Valentino Rossi belum sukses mencapai hasil optimal. X-Fuera–julukan Lorenzo–berturut-turut cuma menempati posisi lima. Sesaat Rossi lebih jelek dengan duduk di posisi 12 serta tujuh.
Kebobrokan performa Yamaha pada session latihan diindikasikan Lorenzo lantaran pergantian regulasi. Yang pertama peralihan ban Bridgestone ke Michelin dan diwajibkannya seluruhnya tim menggunakan piranti elektronik keluaran Magneti Marelli dari Dorna.
Dengan diberlakukannya piranti elektronik keluaran Magneti Marelli, pabrikan besar seperti Yamaha, Honda serta Ducati tidak bisa lagi lakukan pengembangan. Bahkan juga, piranti elektronik adalah satu diantara argumen ketiga tim itu lebih menguasai di banding tim yang lain.
Lantaran pergantian regulasi itu, Lorenzo terang-terangan mengakui ketakutan saat menunggangi motor YZR-M1 kepunyaannya yang sudah dipasang piranti elektronik baru.
“Masuknya piranti baru bikin motor kami alami kelambatan di tiap-tiap bidang. Roda belakang condong terkunci saat kami memakai piranti elektronik itu, ” terang Lorenzo seperti mengutip dari allsportnews, Senin (14/12/2015).
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment